View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kecepatan Pertumbuhan Tunas In Vitro Pisang Uli (AA) Non Iradiasi dan Iradiasi Sinar Gamma dengan Variasi Periode Subkultur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.83Mb)
      Date
      2005
      Author
      Jatiningsih, Nurul
      Megia, Rita
      Caecilia, Yohana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertumbuhan kultur in vitro setelah iradisi pada umumnya menjadi lebih lambat, sehingga untuk memperoleh tunas baru yang banyak dalam waktu singkat akan menjadi lebih sulit. Perlakuan subkultur yang sesuai diharapkan dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam penelitian ini diamati pengaruh berbagai periode subkultur terhadap kecepatan multiplikasi dan pertumbuhan tunas in vitro pisang Uli (AA) yang tidak diiradiasi maupun yang diiradiasi dengan sinar gamma. Dosis iradiasi yang dipakai yaitu 0 Gy, 15 Gy, dan 30 Gy. Periode subkultur yang dicobakan sebagai perlakuan yaitu setiap 2 minggu, 4 minggu, 6 minggu, dan 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan subkultur dapat meningkatkan pertumbuhan serta kecepatan multiplikasi tunas in vitro dari tunas non iradiasi maupun tunas iradiasi sinar gamma. Perlakuan subkultur setiap 2 minggu memberikan hasil multiplikasi tunas baru yang paling tinggi untuk tunas non iradiasi. Kecepatan multiplikasi tunas baru paling tinggi untuk tunas iradiasi 15 Gy dan 30 Gy diperoleh pada perlakuan subkultur setiap 8 minggu. Berdasarkan kualitas tunasnya, hasil terbaik untuk tunas non iradiasi diperoleh pada perlakuan subkultur setiap 8 minggu Hasil terbaik untuk tunas iradiasi 15 Gy diperoleh pada perlakuan subkultur setiap 4 minggu, sedangkan untuk tunas iradiasi 30 Gy diperoleh pada perlakuan subkultur setiap 8 minggu
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162955
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository