View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaktifan Kembali Radas Pemurni Air Bekas-Pakai: Studi Kasus Laboratorium Terpadu IPB

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (54.60Mb)
      Date
      2005
      Author
      Zaini, Muhammad Yusuf
      Nur, Muhammad Anwar
      Adijuwana, Hendra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini merupakan satu usaha untuk mengaktifkan kembali radas pemurni air yang memiliki kondisi yang sudah tidak semestinya karena telah melewati masa pakainya, terutama meregenerasi resin penukar ion yang telah jenuh (inti dari radas pemurni air) menjadi aktif kembali. Pengaktifan kembali adalah seluruh proses yang terdiri atas empat tahap. Pertama adalah mengaktifkan kembali arang aktif dari kolom pertama dengan pemanasan 800°C yang diberi tekanan uap panas saat dipanaskan. Kedua adalah proses pemisahan resin mixed bed yang didapatkan dari kolom kedua dan ketiga. Ketiga adalah meregenerasi secara terpisah resin penukar kation dan resin penukar anion yang berasal dari tabung kedua dan ketiga masing-masing dengan menggunakan larutan HCi dan NaOH. Keempat adalah mcregenerasi resin bermonomer akrilik dari tabung keempat dengen cara merendam dalam larutan NaOH. Pemisahan dilakukan menggunakan tiga jenis larutan yang konsentrasinya berbeda (perbedaan bobot jenis): 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 10%, dan 15% HCl; 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 10%, dan15% NaOH; 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 10%, 20%, dan 30% NaCl. Pemisahan terbaik didapatkan pada konsentrasi 15% NaOH dan 30% NaCl. Larutan 15% NaCl adalah larutan yang digunakan untuk proses pemisahan resin mixed bed, selanjutnya regenerasi resin penukar kation dan anion dilakukan dengan perendaman dalam larutan 10% HCI dan 4% NaOH dalam waktu dan suhu yang berbeda dan dengan bantuan atau tanpa bantuan goyangan. Keadaan terbaik untuk proses regenerasi adalah 12 jam perendaman dalam larutan 10% HCl (resin penukar kation) dan 4% NaOH (resin penukar anion) suhu 40°C dengan bantuan goyangan, meskipun nilai tertinggi kapasitas pertukaran ion didapatkan pada perlakuan 18 jam pereadaman dalam 10% HCI dan 4% NaOH suhu 45°C dengan penggoyangan, namun perlakuan ini menyebabkan kerusakan resin. Pengaktifan kembali menghasilkan air yang memiliki kemurnian tinggi dengan konduktivitas 7,20 µS/cm dari 13.98 µS/cm sehingga dapat memulihkan hingga 94,89%. Hasil yang didapat belum mencapai tingkatan mutu standar ASTM jenis pertama yang merupakan mutu tertinggi dari standar tersebut.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162953
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository