View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Karakterisasi Senyawa Aktif Daun Picung (Pangium edule Reinw) Sebagai Insektisida Botani Terhadap Ulat Grayak Spodoptera litura Fabricius (Lepidoptera: Noctuidae)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (40.23Mb)
      Date
      2005
      Author
      Hakim, Lukman Nul
      Syahbirin, Gustini
      Batubara, Irmanida
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Saat ini, insektisida botani sedang dikembangkan guna menggantikan insektisida sintetik. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi dari masalah insektisida sintetik. Residu bioinsektisida relatif tidak meracuni manusia, hewan dan tanaman lainnya. Bioinsektisida juga mudah terurai. Pada penelitian ini digunakan daun picung yang telah diketahui mengandung senyawa glikosida sianogen (ginokardin) yang dapat terhidrolisis membentuk asam sianida yang diketahui sebagai racun. Senyawa alkaloid dapat juga ditemukan pada daun picung sebagai racun. Senyawa bioaktif dari daun picung diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan beberapa pelarut seperti air, metanol, aseton, kloroform, dan heksana. Ekstrak dari masing-masing pelarut diuji aktivitas insektisidanya terhadap larva Spodoptera litura F. instar III untuk mengetahui daya hambat makan dan mortalitasnya. Hasil dari kedua uji tersebut menunjukkan bahwa ekstrak heksana 10,00% (b/v) daun picung kering memiliki aktivitas tertinggi dengan daya hambat makan sebesar 83,98% dan nilai LC50 sebesar 5,72% (b/v). Ekstrak heksana kemudian difraksinasi dengan cara kromatografi kolom menggunakan elusi gradien dari kloroform:heksana dengan variasi perbandingan konsentrasi yang menyertakan juga eluen terbaik, yaitu kloroform:heksana (3:1). Proses pemisahan tersebut menghasilkan 9 fraksi, kemudian masing-masing diuji kembali terhadap larva S. litura F. instar III. Fraksi 2 dengan konsentrasi 0,41% (b/v) menunjukkan daya hambat makan tertinggi sebesar 78,86% dan mortalitas sebesar 86,67%. Uji fitokimia terhadap fraksi 2 menunjukkan adanya senyawa golongan alkaloid. Pada spektrum ultraviolet, fraksi 2 menunjukkan serapan maksimum pada panjang gelombang 2=242 nm, dan serapan tambahan pada 2=268 nm dan 2=280 nm. Daerah serapan ini adalah serapan untuk benzena (senyawa aromatik). Spektrum inframerah dari fraksi 2 menunjukkan bahwa fraksi ini mengandung gugus -NHR2- (3300-3400 cm²¹), -CH aromatik (2800-3000 cm), CONH- (3400-3600 cm²¹), C-N (800-1100 cm), C-O (1720-1745 cm), C-O (1140-1180 cm¹) dan satu pita cincin benzena 0-disubstitusi pada 720-760 cm. Dapat disimpulkan bahwa alkaloid pada daun picung memiliki cincin benzena o-disubstitusi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162944
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository