Remote Termometer Digital dengan Metode Pengubahan Tegangan ke Frekuensi
Abstract
Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, selalu diikuti dengan tersedianya sarana vital yang disebut listrik. Bagaimana membayangkan jika terjadi pemadaman listrik selama 24 jam pada gedung-gedung atau menara pencakar langit, disertai dengan sarana pendingin, penerangan, lift atau sarana lainnya. Perkembangan teknologi saat ini banyak memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk melakukan berbagai aktivitas mulai dari hal-hal yang sederhana sampai yang kompleks. Hal ini tampak pada kecenderungan penggunaan remote pada berbagai alat elektronika seperti: televisi, tape, AC dan sebagainya.
Pada penelitian ini telah dirancang prototype "remote termometer digital dengan metode pengubahan tegangan ke frekuensi". Media transmisi data yang digunakan pada penelitian ini adalah gelombang radio. Data yang dikirimkan pada penelitian ini adalah data temperatur, karena temperatur lebih mudah diukur dengan biaya yang lebih murah, dan komponen yang digunakan banyak dijual di pasaran.
Pengiriman sinyal dari suatu tempat ke tempat lain dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya: melalui pemancar ultrasonik, pemancar cahaya tampak, pemancar infra merah, jaringan listrik, dan pemancar frekuensi radio.
Dari data dan grafik kalibrasi alat dan pengukuran dengan temperatur konstan, alat yang dirakit sudah menunjukkan kelinieran dan stabil, dimana apabila temperatur naik maka tegangan dan frekuensinya juga naik berbanding lurus. Alat remote termometer digital dengan metode pengubahan tegangan ke frekuensi yang dibuat memiliki tingkat kesalahan = 1.4%.
Saran perbaikan yang diusulkan meliputi penggunaan kabel coaxial untuk menghindari pengaruh luar terhadap hasil pengukuran dan penggunaan daya yang lebih besar untuk jangkauan yang lebih jauh.
Collections
- UT - Physics [1242]
