View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Tingkat Serangan Hama Belalang Kembara (Locusta migratoria manilensis Meyen) Berdasarkan Curah Hujan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (43.11Mb)
      Date
      2005
      Author
      Hana, Ferly Tanggu
      Koesmaryono, Yonny
      Yusmin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Adanya perubahan iklim secara global membawa pengaruh pada kondisi lingkungan termasuk pola curah hujan. Dalam bidang pertanian curah hujan berperan penting termasuk dalam hubungan dengan keberadaan serangga sebagai hama tanaman, demikian juga dengan kemunculan hama belalang kembara. Sehubungan dengan hal tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dengan luas serangan hama belalang kembara yang terjadi di dua puluh lima kabupaten pada delapan provinsi di Indonesia yakni Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, NTT, NTB, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Secara umum ada dua musim tanam dalam setahun yakni periode April - September dan Oktober Maret, dan keduanya memiliki pengaruh yang berbeda terhadap luas serangan hama belalang kembara. Hampir semua kabupaten pada provinsi yang terserang mengalami peningkatan serangan pada periode OkMar karena berkaitan dengan ketersediaan makanan bagi belalang. sedangkan serangan yang meningkat pada periode ASep cenderung terjadi di daerah Sulawesi. Dalam analisis hubungan antara luas serangan dengan curah hujan pada berbagai waktu tunda, terlihat bahwa curah hujan memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada berbagai waktu tunda. Setiap waktu tunda menunjukkan fase atau stadia hidup belalang kembara dari fase telur hingga belalang tersebut mati. Ada enam fase atau stadia hidup belalang kembara yakni stadia telur, penetasan, nimfa, imago awal, kawin dan imago aktif. Stadia yang paling dipengaruhi oleh curah hujan dan berkaitan dengan luas serangan adalah stadia imago aktif (terdapat di sembilan kabupaten) dan stadia telur (terdapat di enam kabupaten). Peningkatan curah hujan pada stadia telur cenderung mengurangi tingkat serangan hama belalang kembara, sedangkan peningkatan curah hujan pada stadia imago aktif cenderung meningkatkan luas serangan hama belalang kembara. Kabupaten yang luas serangannya paling berkaitan dengan curah hujan adalah Kabupaten OKU, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Sumba Timur, Sumba Barat dan Ketawang Barat,
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162918
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1726]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository