View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ekstraksi Krom Heksavalen sebagai Tetrabutil Ammonium-Kromat dan Pengukuran secara Spel trofotometri Sinar Tampak

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (26.10Mb)
      Date
      2005
      Author
      Wijayanti, Eli
      Saprudin, Deden
      Rohaeti, Eti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengukuran kadar krom dalam jumlah yang sangat kecil memerlukan metode yang lebih peka. Prosedur yang sangat spesifik, selektif, sederhana dan murah telah dikembangkan untuk pengukuran kadar krom dalam jumlah yang sangat kecil dan untuk spesiasi Cr dan Cr (Noroozifar 2003). Metode ini berdasarkan pada ekstraksi kuantitatif kromat dan Cr (yang sebelumnya dioksidasi menjadi CrV menggunakan serium) sebagai pasangan ion tetrabutil amonium-kromat dalam metil isobutil keton (MIBK), dan kemudian diekstraksi kembali dan diprekonsentrasi dengan larutan difenilkarbazida asam sehingga mencapai faktor akhir 20. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang metode yang dilakukan Noroozifar (2003) yang meliputi penentuan panjang gelombang maksimum. penentuan pengaruh volume HNO3, pengaruh konsentrasi tetrabutil ammonium bromida, pengaruh waktu pengocokan, dan banyaknya pengocokan dengan menyesuaikan kondisi dan peralatan yang tersedia di Laboratorium Kimia Analitik, Institut Pertanian Bogor. Kondisi optimum pengukuran dilakukan pada panjang gelombang dengan serapan maksimum yaitu 540 nm dengan volume HNO3 0.5 ml, konsentrasi tetrabutil ammonium bromida 0.8 M, waktu pengocokan 5 menit, dan sekali pengocokan. Metode ekstraksi krom heksavalen ini memiliki limit deteksi 1.721x10 ppm. Persamaan kurva standar tanpa proses oksidasi yang diperoleh adalah y = 0.026+5.673x dengan nilai ketepatan dalam persen perolehan kembali sebesar 101.90% dan nilai ketelitian dalam koefisien keragaman sebesar 6.87%. sedangkan persamaan kurva standar dengan proses oksidasi yang diperoleh adalah y 0.025 + 4.434x dengan nilai perolehan kembali sebesar 103.37% dan koefisien keragaman sebesar 4.62%. Prosedur kerja proses oksidasi mampu mengkonversi sebanyak 100.01% krom trivalen menjadi krom heksavalen dengan nilai ketelitian dalam koefisien keragaman sebesar 4.69%. Hasil uji kemiringan dengan membandingkan nilai kemiringan (m) persamaan regresi linear tanpa oksidasi dan nilai kemiringan persamaan regresi linear dengan oksidasi menunjukkan bahwa proses oksidasi menurunkan kemiringan kurva standar sebesar 21.85%. Metode ekstraksi krom heksavalen sebagai tetrabutil ammonium-kromat merupakan metode pilihan yang baik untuk pengukuran krom dalam jumlah kecil.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162891
      Collections
      • UT - Chemistry [2299]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository