Isolasi Bakteri Simbion Nematoda Patogen Serangga (NPS) dan Pemurnian. Protein Insektisidalnya
View/ Open
Date
2005Author
Maulidina, Dina
Rusmana, Iman
Akhdiya, Alina
Metadata
Show full item recordAbstract
Patogenisitas nematoda terhadap serangga dibantu oleh interaksi mutualistik dengan bakteri antara lain Xenorhabdus atau Photorhabdus. Pada fase stasioner, bakteri tersebut akan melepaskan berbagai macam faktor virulensi seperti protein toksin kompleks berberat molekul tinggi, lipopolisakarida (LPS), lipase, protease, dan berbagai macam antibodi. Pemurnian protein toksin kompleks berberat molekul tinggi tanpa aktivitas lipase dan protease, yang disuntikkan atau diberikan kepada larva serangga, memberikan tingkat kematian yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri simbion NPS, memurnikan protein toksin yang dihasilkan, dan menentukan berat molekul protein toksin. Tahap isolasi bakteri simbion NPS dari contoh tanah yang diambil di pantai Pelabuhan Ratu dan Lampung menghasilkan empat puluh tujuh isolat. Pada uji bioasai menggunakan sel (15 sel/larva) maupun dengan supernatan (0.001 mg protein/larva), tiga isolat (PR U4, PR U8, LM TK6) menghasilkan persentase mortalitas 90-100%. Sedangkan uji bioasai menggunakan fraksi protein toksin (1.95 x 102 µg protein/larva), fraksi 26 isolat PR U8 memberikan 70% mortalitas larva. Analisis elektroforesis dengan sodium dodesil sulfat poliakrilamid gel memunculkan dua pita protein dengan perkiraan berat molekul yaitu 116.25 kDa, 66.4 kDa untuk isolat PR U8. Berdasarkan pengamatan mikroskopis dan pewarnaan Gram, isolat PR U8 merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang dengan penataan tunggal serta motil. Berdasarkan pengujian fisiologis terbatas, isolat PR U8 merupakan bakteri yang termasuk ke dalam kelompok Enterobacteriaceae.
Collections
- UT - Biology [2403]
