Demografi Jangkrik Gryllus mitratus Burm. (Orthoptera: Gryllidae)
View/ Open
Date
2005Author
Waberdi, Beny
Atmowidi, Tri
Raffiudin, Rika
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mempelajari morfologi, siklus hidup, demografi, dan fekunditas G. mitratus pada kondisi laboratorium. Pengamatan morfologi jangkrik dilakukan pada tiap fase, yaitu telur, nimfa, dan imago. Siklus hidup jangkrik diamati pada 100 telur (cohort) sampai terbentuk imago. Neraca kehidupan dan statistik demografi disusun berdasarkan data siklus hidup. Pengamatan fekunditas dilakukan untuk mengetahui jumlah telur yang dihasilkan oleh imago betina. Waktu yang diperlukan G. mitratus untuk menyelesaikan satu siklus adalah 109.5 hari kisaran 107-112 hari). Waktu perkembangan telur, nimfa, dan imago berturut-turut adalah 13.4+0.5 hari, 63±17.7 hari, 31±12.8 hari (jantan), dan 364 13.7 hari (betina). Dari 100 telur yang diamati, 162 (54%) telur berhasil menetas dan 34% dari nimfa berhasil menjadi imago. Demografi Gmitratus adalah laju reproduksi kotor 14.89 anak betina/cohort betina/hari, laju reproduksi bersih 3.67 anak betina/cohort betina/hari, waktu generasi 55.20 hari, laju pertumbuhan intrinsik 0.02, laju pertumbuhan populasi 1.02, dan nisbah kelamin jantan dan betina 3:2. Imago betina rata-ata menghasilkan 218±145 telur, dengan nilai reproduksi tertinggi terjadi pada 14-23 hari umur imago.
Collections
- UT - Biology [2401]
