View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemetaan Resiko Suatu Wilayah Terjangkit Demam Berdarah Dengue dengan Menggunakan Analisis Regresi Poisson (studi kasus kelurahan di Kota Bekasi).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (27.29Mb)
      Date
      2005
      Author
      Yulianti, Reka Hayu
      Kurnia, Anang
      Afendi, Farid Mochamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sejak pertama kali ditemukan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) menunjukkan kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit. Puncak kasus DBD di Kota Bekasi terjadi pada tahun 2004, di mana pada tahun tersebut terjadi kasus sebanyak 2966 dan 40 orang meninggal dunia. Oleh karena itu dipandang perlu untuk melakukan kajian yang membahas faktor-faktor yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah penderita DBD. Hasil kajian ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam upaya menekan penyebaran DBD. Analisis yang digunakan adalah regresi Poisson dan regresi Negatif Binomial sebagai pendekatannya jika terjadi overdispersi pada data. Hasil analisis menunjukkan terjadi overdispersi pada data desa endemis tinggi tahun 2002 dan desa nonendemis tahun 2004, sehingga pemodelannya menggunakan regresi Negatif Binomial. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan jumlah penderita DBD antara lain adalah jarak desa dengan kota/kab, persentase keluarga prasejahtera & sejahtera 1, persentase pengangguran, jumlah rumah di bantaran sungai, jumlah bangunan kumuh dan bencana banjir. Penghitungan peluang resiko yang dilakukan pada tahun 2002-2005 menunjukkan hasil bahwa desa-desa yang berstatus aman terjangkit virus dengue berkarakteristik seperti kondisi perdesaan (jauh dari kota). Sedangkan desa yang dianggap berbahaya memiliki karakteristik seperti daerah perkotaan. Kondisi yang sama diperoleh pada perhitungan peluang resiko dari desa-desa yang telah dikelompokkan sebagai desa endemis dan desa nonendemis. Desa yang beresiko lebih tinggi terjangkit DBD merupakan daerah kota, sedangkan yang beresiko kecil adalah desa yang mencerminkan kondisi desa pelosok (desa yang jauh dari kota).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162812
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository