View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Simbiosis Ektomikoriza Pinus merkusii dan Hopea odorata

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (22.40Mb)
      Date
      2005
      Author
      Nursyam, Nilawati
      Sukarno, Nampiah
      Turjaman, Maman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuh isolat cendawan digunakan untuk mempelajari simbiosis ektomikoriza pada sistem aksenik dengan tanaman P. merkusii. Tiga isolat yaitu Pisolithus arhizus, Laccaria laccata dan Scleroderma sinnamariense berhasil membentuk struktur simbiosis sedangkan empat isolat lainnya yaitu isolat A, B, C dan D tidak membentuk struktur simbiosis dan menyebabkan kematian tumbuhan inang pada umur lima minggu setelah inokulasi. Lima isolat cendawan yaitu P. arhizus, S. columnare, L. laccata, S. sinnamariense dan isolat B digunakan untuk mempelajari kompatibilitas simbiosis dengan tumbuhan H. odorata. Kelima isolat tersebut dapat membentuk struktur simbiosis dengan respon tumbuh yang dinyatakan dalam tinggi tajuk, jumlah daun dan diameter batang bervariasi. Pengaruh inokulasi kelima cendawan terhadap pertumbuhan bibit H. odorata secara umum tidak memberikan pengaruh secara signifikan atau malah menurunkan beberapa parameter yang diukur. Hasil pengamatan kolonisasi baik secara makroskopis dan mikroskopis pada H. odorata setelah enam bulan inokulasi menunjukkan bahwa kolonisasi umumnya sudah terbentuk namun masih dalam tahap awal kecuali untuk perlakuan isolat S. sinnamariense. Persen kolonisasi tertinggi terdapat pada perlakuan dengan L. laccata yaitu 54%, isolat ini membentuk mantel akar paling tebal dibanding dengan isolat lainnya. S. columnare membentuk persen kolonisasi sebesar 50% dan membentuk mantel yang tebal. P. arhizus membentuk persen kolonisasi sebesar 49% tetapi pada sayatan melintang akarnya belum terlihat adanya mantel. Pada perlakuan dengan S. sinnamariense kolonisasi belum terbentuk tetapi pada pengamatan sayatan melintang akarnya telah terlihat adanya hifa-hifa yang mulai menyelubungi akar. Pada isolat B persen kolonisasi yang terbentuk sebesar 25% dan berdasarkan pada pengamatan sayatan melintang akarnya tampak bahwa isolat ini belum membentuk mantel
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162806
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository