The Advantage of Colorblindness in Macaca fascicularis
View/ Open
Date
2003Author
Widayati, Kanthi Arum
Suryobroto, Bambang
Mikami, Akichika
Metadata
Show full item recordAbstract
Penglihatan trikromatik memberi keuntungan selektif bagi primata dalam mengenali makanan dan predator di depan latar belakang dedaunan. Frekuensi penglihatan dikromatik di manusia relatif tinggi dibandingkan dengan frekuensi penglihatan dikromatik di monyet dunia lama.
Manusia dikromat memiliki kelebihan dalam memecahkan kamuflase yang disebabkan oleh mosaik warna merah-hijau dan dapat melihat lebih baik di dalam cahaya redup dibandingkan dengan manusia trikromatik. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan monyet dikromatik dalam memecahkan kamuflase yang disebabkan oleh mosaik warna merah-hijau. Dengan menggunakan tehnik operant conditioning, dua ekor monyet trikromatik dan dua ekor monyet dikromatik dilatih untuk mengenali pola lingkaran (stimulus plus) dari pola lainnya (stimulus minus). Pola-polla ini memiliki perbedaan ketebalan dari latar belakang. Pada tahap test, pola-pola ini ditutup oleh mosaik warna merah-hijau. Hasil menunjukkan bahwa monyet trikromatik terpengaruh oleh mosaik warna sedangkan monyet dikromatik tidak. Dapat diambil kesimpulan bahwa monyet dikromatik mampu memecahkan kamuflase yang disebabkan oleh mosaik warna merah-hijau.
Collections
- UT - Biology [2401]
