Karakterisasi Fisiologi Jamur Tallan Etanol Monascus sp. MM (Physiological Characteristics of Ethanol Resistant Fungi, Monascus sp. MM).
View/ Open
Date
2000Author
Desnora, Beni
Hendra, Adijuwana
Julistiono, Heddy
Metadata
Show full item recordAbstract
Jamur Monascus sp. MM merupakan jamur yang berasal dari koleksi Balitbang Zoologi-PB-LIPI yang diisolasi dari spesimen kadal (Mabuia multifasciatus) yang diawetkan dalam etanol 70% (pengawetan basah). Jamur ini dapat hidup pada konsentrasi etanol 20%. Di samping menggunakan etanol sebagai satu-satunya sumber karbon, jamur ini juga dapat menghasilkan senyawa etanol. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakter fisiologi jamur ini pada media etanol, khususnya peran enzim superoksida dismutase (SOD) dan respirasi sel yang berhubungan dengan ketahanan sel terhadap etanol 20%. Karakter yang akan dilihat adalah kemampuan metabolisme etanol dalam batch culture, laju konsumsi O₂, dan aktivitas enzim SOD lisat Sebagai pembanding digunakan jamur Monascus sp. NGK yang berasal dari angkak yang tidak dapat hidup dengan baik pada etanol konsentrasi 20%
Pada media etanol laju konsumsi O, dan metabolisme etanol jamur Monascus sp. MM lebih besar dari jamur Monascus sp. NGK. Laju konsinsi O₂ Monascus sp. NGK makin turun dengan adanya etanol 5% sedangkan jamur Monascus sp. MM, sampai pada konsentri 6% laju konsumsi O2 masih naik sedikit.
Aktivitas SOD-total jamur Monascus sp. MM adalah 0,4249 U/mg protein, aktivitas Mn-SOD 0,0380 U/mg protein, sedangkan untuk jamur Monascus sp. NGK, SOD-total sebesar 0,0439 U/mg protein dan Mn-SOD 0,0286 U/mg Protein. Dari data tersebut, diduga Cu/Zn-SOD pada jamur Monascus sp. MM berperan melindungi sel dari O yang timbul akibat metabolisme etanol. Etanol tidak menginduksi aktivitas enzim ini. Adanya aktivitas SOD yang tinggi dari jamur Monascus sp. MM, diduga memungkinkan jamur dapat tahan terhadap etanol.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
