STRATEGI BISNIS KOPICENTRUM DI DRAMAGA BOGOR
Abstract
Kopi merupakan komoditas agribisnis strategis di Indonesia dengan tren konsumsi yang terus meningkat, mencapai lebih dari 5 juta kantong (setara dengan 300 ribu ton) pada tahun 2024, didominasi oleh generasi muda. Dramaga, Bogor, sebagai kawasan pendidikan di sekitar IPB, menjadi lokasi strategis bagi pertumbuhan kedai kopi. Salah satu produsen dan konsumen kopi adalah di daerah Bogor dengan hadirnya varietas lokal seperti Kopi Bogor yang mulai populer karena keunikan rasa yang khas. Dramaga, yang menjadi pusat aktivitas pendidikan di sekitar Institut Pertanian Bogor (IPB). Namun, di tengah persaingan yang ketat dan tren pasar yang dinamis, Kopicentrum belum memiliki panduan strategi bisnis yang komperhensif untuk tetap dapat bertahan ditengah sengitnya persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi bisnis Kopicentrum melalui identifikasi faktor internal dan eksternal dengan menggunakan Matriks Internal- Eksternal (IE). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Matriks IFE dan EFE. Hasil penelitian menunjukkan skor IFE sebesar 3,68 dan EFE sebesar 2,90, menempatkan Kopicentrum pada kuadran I Matriks IE (Grow and Build). Strategi yang direkomendasikan meliputi penetrasi pasar, pengembangan produk, dan perluasan wilayah. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi strategi berbasis analisis internal dan eksternal sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan di industri kedai kopi dalam mempertahankan eksistensinya dan menjadi pemenang dalam persaingan. Pendekatan ini diharapkan menjadi acuan strategis tidak hanya bagi Kopicentrum, tetapi juga bagi pelaku usaha serupa dalam menghadapi perubahan pasar dan preferensi konsumen.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
