Analisis Persepsi dan Sikap Konsumen Terhadap Produk Teh Dalam Kemasan Merek Fruit Tea Di Smu Negeri 3 Bogor
View/ Open
Date
2012Author
Indrasari, Mira Aji
Daryanto, Arief
Djamaludin, M.D
Metadata
Show full item recordAbstract
Fruit Tea adalah salah satu produk minuman teh dalam kemasan yang dikeluarkan oleh PT Sinar Sosro. Sebagai pemimpin pasar, PT Sinar Sosro berusaha untuk mempertahankan posisinya agar tidak tergeser oleh merek lain, diantaranya adalah Frestea dan Teh Kotak. Namun, pada kenyataannya nilai Top Brand Index, Brand Value dan market share Fruit Tea mengalami penurunan yang cukup signifikan. Cara yang dapat dilakukan untuk tetap menjadi pemimpin pasar adalah melalui peningkatan pertumbuhan penjualan dengan mengelola dan menyesuaikan kebunıhan konsumen dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai persepsi dan sikap konsumen terhadap produk Fruit Tea untuk menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan.
Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana persepsi dan sikap konsumen remaja terhadap produk Fruit Tea?; 2) Atribut-atribut produk apa yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi minuman teh dalam kemasan?; dan 3) Bagaimana rekomendasi strategi markering bagi PT. Sinar Sosro untuk menghadapi persaingan ke depan?. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis persepsi dan sikap konsumen terhadap produk Fruit Tea 2) Mengidentifikasi atribut-atribut produk yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi minuman teh dalam kemasan; dan 3) Memberikan rekomendasi strategi pemasaran untuk PT Sinar Sosro dalam menghadapi persaingan ke depan.
Penelitian ini dilaksanakan di Bogor. Lokasi penelitian dilakukan di SMU Negeri 3 kota Bogor. Waktu penelitian akan dilakukan selama dua bulan, dimulai pada bulan September 2011 hingga bulan Oktober 2011. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei. Pengumpulan data primer dilakukan. dengan penyebaran kuesioner kepada responden (Survey research), sementara itu data sekunder diperoleh melalui kajian penelitian terdahulu dan studi pustaka. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah validitas dan reliabilitas, cochran, biplot, perceptual mapping dan multi atribut fishbein.
Berdasarkan hasil analisis validitas dan relialibilias maka terdapat dua belas atribut yang valid yaitu harga, volume/isi, kemasan, aroma, citarasa, variasi rasa, komposisi dan nilai gizi, merek, tanggal kadaluarsa, label halal, kemudahan memperoleh dan kebersihan. Berdasarkan analisis Cochran diketahui bahwa responden memiliki kesamaan asosiasi terhadap kedua belas atribut ini.
Berdasarkan hasil tingkat kepentingan produk menunjukkan bahwa atribut
volume, citarasa, komposisi dan nilai gizi, tanggal kadaluarsa, label halal dan
kebersihan dipersepsikan oleh responden sangat penting. Berdasarkan hasil
analisis biplot diketahui bahwa penciri utama produk Fruit Tea adalah variasi rasa,
merek, tanggal kadaluarsa dan label halal. Berdasarkan hasil perceptual mapping
diketahui bahwa Fruit Tea memiliki keunggulan pada atribut variasi rasa, merek
dan label halal. Berdasarkan hasil analisis sikap multi atribut Fishbein
menunjukkan bahwa sikap responden terhadap teh dalam kemasan merek Fruit
Tea memiliki skor total 187,84, berada dibawah Teh Kotak namun sedikit diatas
Frestea. Dari hasil penelitian ini maka kinerja atribut produk Fruit Tea yang harus
ditingkatkan adalah harga, volume, aroma, citarasa, komposisi dan nilai gizi,
kemudahan memperoleh dan kebersihan.
Collections
- MT - Business [4063]
