Formulasi Strategi Perusahaan Timah Pt. Mitra Stania Prima Dalam Menghadapi Era Globalisasi
View/ Open
Date
2011Author
Irawan, R.Rudy
Djohar, Setiadi
Hendrawan, Dudi S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Aktivitas penambangan timah di Indonesia telah berlangsung lebih dari 200 tahun, Penambangan di Pulau Bangka sendiri telah dimulai pada tahun 1711, dengan area penambangan terbesar dikuasai oleh PT Tambang Timah (anak perusahaan PT Timah Tbk.). Selain itu terdapat sejumlah perusahaan penambangan timah swasta lain (21 perusahaan swasta) yang penambangannya tersebar di wilayah darat dan laut Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, antara lain PT. Mitra Stania Prima. Produksi timah dunia tahun 2009 mencapai sekitar 295.000 ton, sementara cadangan deposit timah dunia yang ada (US Geological Survey, 2009) mencapai 11 juta ton. Indonesia perlu mewaspadai hal tersebut karena dengan produksi rata-rata 70.000 ton per tahun yang sebagian besar diekspor dalam bentuk produk setengah jadi (work in progress) atau bahkan dapat dikatakan masih sebagai produk bahan baku (raw material) yang tidak mempunyai nilai tambah (vallue added) sama sekali dalam jumlah tonase yang sebesar-besarnya sehingga negara tidak memperoleh keuntungan yang besar dari transaksi ekspor ini. Di sisi lain, jumlah cadangan timah ini di Indonesia akan semakin habis. Sehubungan dengan kondisi eksternal tersebut di atas, PT. Mitra Stania Prima sebagai salah satu perusahaan timah swasta di Indonesia, perlu untuk memformulasikan rencana strategis perusahaan untuk 5 sampai 10 tahun mendatang sehingga siap untuk menghadapi tantangan perubahan industri timah lokal dan global.
Mencermati persoalan-persoalan tersebut, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana persaingan industri timah saat ini dan di masa depan (industry foresight), baik pada tingkat lokal maupun di tingkat global, (2) Apakah visi dan misi PT. MSP masih relevan dengan persaingan saat ini, (3) Bagaimana kondisi lingkungan internal dan eksternal PT. MSP yang dapat menjadi kompetensi dalam memanfaatkan peluang di masa depan, (4) Bagaimana strategi dan prioritas strategi PT. MSP untuk dapat bertahan dalam persaingan industri timah di Indonesia dan bagaimana kelanjutan perusahaan ke depannya, (5) Bagaimana PT. MSP merancang program dan rencana tindakan (action plan) ke depan melalui formulasi strategi korporasi untuk menghadapi tantangan era globalisasi.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis persaingan industri timah saat ini dan di masa depan (industry foresight), baik pada tingkat lokal maupun di tingkat global (2) Menganalisis visi dan misi PT. MSP yang ada saat ini dan menentukan visi dan misi PT. MSP untuk masa depan, (3) Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal PT. MSP yang dapat menjadi kompetensi dalam memanfaatkan peluang di masa depan, (4) Menganalisis dan menentukan alternatif strategi PT. MSP untuk dapat bertahan dalam persaingan industri timah di Indonesia, (5) Merumuskan secara umum program dan rencana tindakan (action plan) PT. MSP ke depan melalui formulasi strategi untuk menghadapi tantangan era globalisasi.
Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survey dan riset deskriptif, dengan jenis data primer dan sekunder yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif yang diperoleh dari internal dan eksternal perusahaan. Pengumpulan data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara mendalam (indepth interview) Analisis data dilakukan dengan berbagai macam cara meliputi: Analisis visi dan misi, analisis lingkungan industri, dan analisis industri masa depan (foresight industry) untuk mengetahui visi dan misi PT. MSP masa.....dst.
Collections
- MT - Business [4063]
