Analisis Hubungan Antara Bauran Harga, Promosi dan Distribusi Teradap Dimensi Ekuitas Merk Indoeskrim Di Kota Bogor
View/ Open
Date
2010Author
Utami, Rizkiyana
Daryanto, Arief
Djamaludin, Md
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan industri es krim di Indonesia semakin meningkat, didukung dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan tuntutan gaya hidup. Dalam lima tahun terakhir, tingkat pertumbuhan pasar es krim di Indonesia meningkat sedikitnya 20 persen setiap tahunnya. Pada tahun 2007 total pasar es krim sudah mendekati angka 100 juta liter dengan nilai absolut diatas Rp. 2 triliun (Majalah SWA, 2008)
Lambatnya penetrasi produk es krim di Indonesia boleh jadi karena hanya ada sedikit pemain yang menggarapnya secara nasional. Tiga pemain besar dalam industri es krim di Indonesia berdasarkan merek jualnya yaitu Walls dengan pangsa pasar 57,6 persen, Campina 19,9 persen, dan Indoeskrim 12,5 persen (PT. Indolakto, 2009) Indoeskrim yang sebelumnya bernama Indoeskrim Meiji mengalami restrukturisasi merek, sehingga perusahaan perlu mengetahui bagaimana kekuatan merek dagang yang baru pada konsumen es krim dalam menciptakan keunggulan kompetitifnya.
Pada kondisi persaingan pasar yang semakin ketat, membangun citra produk adalah kunci kesuksesan bagi perusahaan. Membangun citra dapat dilakukan melalui jalur merek. Merek yang prestisius disebut memiliki ekuitas merek yang tinggi. Posisi ekuitas merek dalam kinerja perusahaan merupakan modal untuk menentukan keunggulan kompetitif perusahaan. Selain itu, ekuitas merek dapat mencerminkan eksistensi perusahaan dalam persaingannya di industri es krim.
Sedemikian pentingnya peran ekuitas merek sebagai landasan dalam menentukan implikasi manajerial selanjutnya. Pengetahuan tentang elemen-elemen ekuitas merek dan pengukurannya sangat diperlukan untuk menyusun langkah strategis dalam meningkatkan eksistensi merek yang akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan. Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Menganalisis profil serta pola pembelian dan konsumsi konsumen es krim di Kota Bogor, (2) Menganalisis usaha pemasaran yang terdiri dari bauran harga, promosi, dan distribusi terhadap merek Indoeskrim, (3) Menganalisis elemen-elemen utama ekuitas merek yang meliputi brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty terhadap merek Indoeskrim, dan (4) Merumuskan implikasi manajerial untuk meningkatkan kekuatan merek Indoeskrim.
Penelitian ini dilakukan di Kota Bogor, dengan periode waktu penelitian bulan Juni sampai dengan Desember 2009. Lokasi penelitian yang dipilih adalah area Bogor Utara, Bogor Selatan, Bogor Barat, Bogor Timur, Bogor Tengah, dan Tanah Sareal. Dari masing-masing area tersebut dipilih HCO (High Class Outlet) yang dianggap mewakili konsumen es krim. Pendekatan penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk menjawab permasalahan yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian mencakup data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui kuisioner dengan pendekatan non-probability sampling. Metode yang digunakan adalah convenience sampling. Pengumpulan ...dst.
Collections
- MT - Business [4062]
