Analisis Perencanaan Strategis Partai Politik (Studi Kasus: Marketing Politik Golongan Karya Dalam Mengahadapi Pemilu Legislatif 2009
View/ Open
Date
2009Author
Sudariyono, Gatot
Djohar, Setiadi
Md. Djamaludin
Metadata
Show full item recordAbstract
Era Reformasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1998 dan membuat demokrasi berkembang penuh. Pada era ini muncul banyak partai politik dan berbagai jenis Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih berbagai jabatan publik yang bersifat dan cenderung bersifat pemilihan langsung, antara lain: Pemilhan Umum Legislatif (Pileg), Pemilihan Langsung Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada). Dengan demikian Tercipta sebuah "political marketplace (pasar politik) untuk diperebutkan oleh banyak partai politik dan para kandidat dalam sebuah "persaingan politik yang ketat. Dengan pasar politik yang ketat tersebut, maka organisasi partai politik mengubah cara pandang dalam mengelola organisasi dengan menggunakan pendekatan baru dari "management science" terutama implementasi "strategic management". Terjadi pergeseran cara pandang partai politik dalam rangka menyelenggarakan kampanye politik dari era tradisional menuju era baru yang disebut "political marketing" (pemasaran politik).
Penelitian ini dilakukan dalam ruang lingkup manajemen strategis dan marketing strategis di lingkungan partai politik khususnya di Partai Golongan Karya (Golkar) dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif 2009. Dari penelitian ini diharapkan diperoleh positioning Partai Golkar saat ini, model manajemen strategis dan political marketing, dan Analisis faktor kunci dalam manajemen strategis dan political marketing Partai Golkar, serta pemasaran strategis yang dapat direkomendasi menjadi program pemenangan Partai Golkar dalam Pemilu 2009.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengkaji dan memperoleh gambaran mengenai subjek yang diteliti. Pembahasan penelitian dilakukan dengan mengkaji data primer skunder skunder.
Proses pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling melalui wawancara dan pengisian kuesioner sehingga diperoleh data primer. Data sekunder diambil dengan melakukan studi literatur untuk mengumpulkan data internal dan eksternal. Adapun responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah beberapa pimpinan senior partai yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan luas tentang pengelolaan partai politik dan Pemilu, serta beberapa responden dari lingkungan eksternal Partai Golkar, sehingga justifikasi dan keterangan yang diberikan merupakan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Guna memperoleh gambaran yang bersifat evaluatif digunkan berbagai sumber data, antara lain: mengkaji dokumen, pengamatan langsung, wawancara, dan studi literatur.
Sebagai langkah awal dari penelitian ini dimulai dari mengetahui target perolehan resmi Partai Golkar dalan Pemilu Legislatif 2009, yaitu: 30 persen suara atau 168 kursi DPR RI untuk tingkat nasional. Pada Pemilu 2004 Partal Golkar memperoleh 127 kursi DPR RI dari 550 kursi atau 23.1%.
Analisis tahap pertama dilakukan dengan mengAnalisis visi dan misi Partai Golongan Karya. Dari Analisis visi diperoleh hasil antara lain: (1) terdapat kesenjangan antara responden pimpinan Partai Golkar dan responden.......dst.
Collections
- MT - Business [4062]
