Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluhan Pertanian Di Kabupaten Bulungan Kalimantan Timur
View/ Open
Date
2008Author
Bansir, Muhammad
Sailah, Illah
Hartoyo, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Sumberdaya manusia merupakan salah satu faktor kunci dalam reformasi ekonomi, yaitu menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi dalam menghadapi persaingan global yang selama ini terabaikan. Dalam kaitan itu ada dua hal yang penting yang menyangkut kondisi sumberdaya manusia pertanian di daerah yang perlu mendapatkan perhatian yaitu sumberdaya petugas dan sumberdaya petani. Kedua sumberdaya tersebut merupakan pelaku dan pelaksana yang mensukseskan program pembangunan pertanian.
Sementara itu salah satu sumberdaya manusia petugas pertanian adalah kelompok fungsional yaitu kelompok Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), di mana Penyuluh Pertanian adalah petugas yang melakukan pembinaan dan berhubungan atau berhadapan langsung dengan petani. Tugas pembinaan dilakukan untuk meningkatkan sumberdaya petani di bidang pertanian, di mana untuk menjalankan tugas ini di masa depan penyuluh harus memiliki kualitas sumberdaya yang handal, memiliki kemandirian dalam bekerja, profesional serta berwawasan global.
Beberapa hal yang dapat diidentifikasi menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Apakah terdapat pengaruh positif antara faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. (2). Langkah apa saja yang dapat dilakukan agar faktor-faktor kinerja penyuluh dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Penyuluh Pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. (2). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, (3). Merumuskan langkah operasional berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Penyuluh Pertanian.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan pada bulan Januari sampai dengan bulan Pebruari 2008, dengan melibatkan sebanyak 20 orang responden yang berasal dari penyuluh dan 120 orang yang berasal dari petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling untuk menentukan wilayah dan responden penyuluh. Sedangkan untuk menentukan sampel yang berasal dari petani dengan menggunakan cluster sampling. Metode analisis yang digunakan adalah teknik Rentang Kriteria dan Persamaan Regresi Linier yang diolah dengan menggunakan bantuan software SPSS dan Minitab.
Hasil analisis dengan teknik rentang kriteria menunjukkan bahwa respon dari Penyuluh Pertanian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja menyatakan bahwa status kerja dan kondisi kerja direspon oleh penyuluh dengan setuju. Respon ini mencerminkan bahwa status kerja dan kondisi kerja yang ada di Dinas Pertanian membuat penyuluh dapat merasakan kerja dengan tenang dan memberikan jaminan kepastian pada masa tua, sehingga dapat lebih fokus dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan. Adanya kondisi kerja yang menyenangkan dan terpenuhinya sarana dan prasarana dasar untuk melakukan pembinaan ....dst.
Collections
- MT - Business [4063]
