Implementasi Program Reforma Agraria Nasional Di Kota Banjarbaru
View/ Open
Date
2008Author
Rachman, Sofia
Mulyanto, Budi
Sunito, Satyawan
Metadata
Show full item recordAbstract
Di antara faktor-faktor produksi, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tanah menempati prioritas penting bagi manusia. Bagi Bangsa Indonesia hubungan manusia dengan tanah merupakan hal yang sangat mendasar dan asasi. Jika hal ini tidak tersusun dengan baik, akan lahir kemiskinan bagi sebagian terbesar rakyat Indonesia demikian pula akan terjadi ketidakadilan. Kemiskinan terutama disebabkan oleh lemahnya akses masyarakat terhadap sumber-sumber ekonomi dan sumber-sumber politik termasuk yang terutama adalah tanah. Melaksanakan reforma agraria sebagai salah satu cara mengatasi persoalan kemiskinan, tidaklah mudah. Dari pengalaman negara-negara yang melakukan reforma agraria memerlukan kekuatan politik pemerintah yang solid, memerlukan informasi yang memadai menyangkut persoalan dan potensi agraria itu sendiri, perkembangan sosial politik yang menuntut adanya partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan reforma agraria, terlebih di era otonomi daerah, peran pemerintah daerah sangat diharapkan untuk keberhasilan reforma agraria. Program Reforma Agraria Nasional merupakan agenda besar dan mendasar untuk mengatasi kemiskinan yang mendera sebagian besar rakyat Indonesaia dan sebagai alat untuk membawa bangsa Indonesia menuju kemakmuran dan kesejahteraan yang berkeadilan, sehingga tidak salah kalau dikatakan bahwa Program Reforma Agraria Nasional adalah perwujudan dari pemenuhan hak-hak asasi manusia (HAM). Dalam implementasinya diperlukan kerjasama antara berbagai pihak pemangku kepentingan (stakeholders) yang terkoordinir dan bersatu. Selain itu juga perlu dikembangkan program-program yang dapat memperbaiki sistem, skema dan supporting system.
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana bentuk partisipasi subyek/peserta Program Reforma Agraria Nasional dalam implementasi Program Reforma Agraria Nasional di Kota Banjarbaru? (2) Bagaimana bentuk partisipasi stakeholders lainnya untuk memperkuat partisipasi subyek/peserta dalam implementasi Program Reforma Agraria Nasional di Kota Banjarbaru? (3) Bagaimana Model kelembagaan Program Reforma Agraria Nasional yang dapat dikembangkan untuk memperkuat partisipasi subyek/peserta dalam perencanaan, pengambilan keputusan, implementasi, monitoring dan evaluasi dalam Program Reforma Agraria Nasional di Kota Banjarbaru?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi bentuk partisipasi subyek/peserta Program Reforma Agraria Nasional dalam implementasi Program Reforma Agraria Nasional di Kota Banjarbaru (2) Mengidentifikasi dan menganalisis partisipasi stakeholders lainnya dalam mendukung subyek/peserta Program Reforma Agraria Nasional untuk memperkuat partisipasi dalam .....dst.
Collections
- MT - Business [4063]
