Analisis Perilaku Konsumen Kota Bogor Terhadap Produk Kosmetika Hijau
View/ Open
Date
2008Author
Ardianti, Nadya Tanaya
Fahmi, Idqan
Ratnawati, Anny
Metadata
Show full item recordAbstract
Di tengah permasalahan lingkungan hidup yang secara tidak langsung diakibatkan oleh aktivitas ekonomi, muncul kesadaran di tengah masyarakat akan pelestarian lingkungan. Salah satu fenomena yang memperlihatkan hal tersebut adalah kehadiran produk hijau. Di Indonesia sendiri, produk hijau belum begitu dikenal oleh konsumen. Walaupun demikian, terdapat beberapa produk hijau yang diterima dengan baik oleh pasar Indonesia seperti produk kosmetik hijau.
Pasar produk kosmetik hijau di Indonesia belumlah mencapai jumlah yang signifikan. Kecilnya nilai pasar produk kosmetik hijau di Indonesia salah satu sebabnya dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia akan produk kosmetik hijau. Kesadaran konsumen Indonesia yang relatif rendah terhadap produk kosmetik hijau mengakibatkan dampak secara simultan terhadap rendahnya pengetahuan (knowledge) konsumen akan produk kosmetik hijau sehingga menyebabkan afeksi atau perasaan menyukai (liking) terhadap produk kosmetik hijau juga relatif rendah yang pada akhirnya mengakibatkan minat pembelian (purchase intention) serta perilaku pembelian (purchase) terhadap produk kosmetik hijau juga relatif rendah. Tidak seperti atribut konvensional, atribut ekologis yang melekat pada produk kosmetik hijau tidak secara langsung dirasakan manfaatnya oleh konsumen. Manfaat ekologis dari produk kosmetik hijau yang tidak dirasakan secara langsung oleh konsumen mengakibatkan sebagian nilai ekonomi produk kosmetik hijau menjadi intangible atau tidak begitu terlihat.
Penelitian ini berfokus pada perilaku konsumen terhadap produk kosmetik hijau di Kota Bogor. Alasan pemilihan Kota Bogor sebagai tempat penelitian adalah karena Bogor sebagai kota satelit Jakarta memiliki karakteristik konsumen yang khas yaitu karakteristik umumnya menyerupai karakteristik konsumen di kota besar tetapi kesadaran akan produk kosmetik hijau dapat dikatakan masih rendah.
Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisa karakteristik konsumen individu pengguna kosmetik di Kota Bogor, (2) Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar konsumen di Kota Bogor untuk produk kosmetik hijau; (3) Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen di Kota Bogor untuk membeli produk kosmetik hijau serta (4) Merumuskan strategi pemasaran produk kosmetik hijau.
Pengolahan dan analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Secara kualitatif, analisis data dilakukan dengan cara mendeskripsikan dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Secara kuantitatif, penelitian menggunakan Theory of Planned Behaviour (TPB) untuk mengukur minat pembelian terhadap produk hijau dan menggunakan pendekatan kesediaan membayar dengan metode penilaian kontingensi untuk mengukur nilai ekonomi produk kosmetik hijau yang mencakup nilai ekologisnya. Analisis TPB secara kuantitatif menggunakan model persamaan struktural
sedangkan analisis kesediaan membayar menggunakan model regresi berganda. Usia responden berkisar antara 17-59 tahun dengan tingkat pendidikan bervariasi dari tingkat pendidikan dasar hingga tingkat pendidikan pasca sarjana....dst.
Collections
- MT - Business [4063]
