Analisis Strategi Pemasaran Yogurt Stick di KUD Sarwa Mukti dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC)
Date
2025Author
Febriani, Rossy
Arifin, Muhamad
Dekrityana, Lucia Cyrilla Eko Nugrohowati Supriyadi
Metadata
Show full item recordAbstract
KUD Sarwa Mukti berperan penting dalam pembangunan ekonomi pedesaan,
namun masih menghadapi tantangan dalam pemasaran produk inovatifnya.
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yogurt stick Yocipa di
KUD Sarwa Mukti dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Penelitian
dilaksanakan pada Januari 2025 hingga Februari 2025 melalui wawancara
mendalam dengan 10 responden dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa yogurt stick Yocipa memiliki keunggulan value proposition yang cukup baik
berupa produk dari susu segar berkualitas dengan manfaat probiotik dan harga stabil
Rp800-1.000 per pcs. KUD menghadapi keterbatasan channel distribusi yang masih
sederhana dan customer relationship yang kurang berkembang. Saluran pemasaran
utama masih terbatas pada Waserda KUD dengan pemasaran dari mulut ke mulut.
Key partnership juga terbatas pada KUD Sarwa Mukti untuk pemasaran dan
penjualan. Pengembangan strategi pemasaran digital, penguatan jaringan distribusi,
dan perluasan kemitraan strategis dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya
saing dan memperluas jangkauan pasar produk yogurt stick Yocipa. KUD Sarwa Mukti plays an important role in rural economic development,
but still faces challenges in marketing its innovative products. This study aims to
analyze the marketing strategy of Yocipa yogurt sticks in KUD Sarwa Mukti with
the Business Model Canvas (BMC) approach. The research was carried out from
January 2025 to February 2025 through in-depth interviews with 10 respondents
and a literature review. The results of the study show that Yocipa yogurt stick has
a fairly good value proposition advantage in the form of a product from quality
fresh milk with probiotic benefits and a stable price of Rp800-1,000 per pcs. KUD
faces limitations in distribution channels that are still simple and customer
relationships that are not developed. The main marketing channel is still limited to
Waserda KUD with word-of-mouth marketing. Key partnerships are also limited to
KUD Sarwa Mukti for marketing and sales. The development of digital marketing
strategies, strengthening distribution networks, and expanding strategic
partnerships can be solutions to increase competitiveness and expand the market
reach of Yocipa yogurt stick products.
