View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penggunaan Jenis Umpan Terhadap HasH Tangkapan Ikan Karang pada Alat Tangkap Bubu (Trap) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.598Mb)
      Abstract (496.9Kb)
      Date
      2001
      Author
      Mawardi, M. Ilyas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perairan karang Indonesia memiliki potensi yang cukup besar, diperkirakan 96.165 ton per tahun dengan potensi lestari sebesar 48.098 ton per tahun. Dari nilai tersebut potensi ikan hias laut mencapai 5000 ton per tahun atau sekitar 30-50 juta ekor tiap tahunnya, yang tersebar di perairan karang Indonesia yang luasnya mencapai 20.162 km2 (Dwiponggo, 1990 vide Holomoan, 1997). Penangkapan ikan karang banyak dilakukan dengan menggunakan alat tangkap yang kurang ramah terhadap lingkungan, seperti born dan pemberian racun potasiurn sianida. Bubu merupakan salah satu alat tangkap sederhana yang digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan-ikan dasar dan ikan karang. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mempelajari metode pengoperasian bubu (trap) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu (1), menganalisa pengaruh penggunaan umpan terhadap hasil tangkapan ikan karang pada alat tangkap bubu (2) dan ingin menganalisa komposisi hasil tangkapan bubu (3). Penelitian berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 20 Mei 2000 - 20 ~uni 2000 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Pengambilan data primer dilakukan dengan melakukan trip pemasangan bubu dan pengukuran jumlah dan berat hasil tangkapan, sedangkan pengambilan data sekunder dilakukan di kantor kelurahan dan kecamatan setempat serta dari Dinas Perikanan Jakarta Utara. Pemasangan bubu bambu ukuran kecil dilakukan dengan cara merendam bubu ke dalam air 1-2 meter pada saat air surut (biasanya pagi hari), lalu bubu diberi tumpukan karang yang berfungsi sebagai pemberat dan untuk mengelabui ikan. Sedangkan pemasangan bubu bambu ukuran besar dipasang agak jauh dari pantai, pada kedalaman antara 5-10 meter dengan menggunakan tali sebagai alat bantu dan pelampung sebagai tanda, juga diberi batu sebagai pemberat pada bagian bawah bubu. Jurnlah hasil tangkapan menunjukkan, bubu tanpa urnpan dan bubu dengan umpan bulu babi sama-sama memperoleh hasil tangkapan 100 ekor, bubu dengan umpan ikan mendapat 63 ekor dan bubu dengan urnpan keong mas memperoleh 67 ekor. Bubu dengan umpan bulu babi memperoleh hasil tangkapan terbanyak dibandigkan bubu dengan umpan lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/16074
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository