View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Pengembangan Industri Gula Kelapa Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.918Mb)
      Fulltext (1011.Kb)
      Lampiran (2.313Mb)
      Date
      2025
      Author
      Desrial, Ahmad
      Yusman
      Ma'mun
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri gula kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi yang baik untuk terus dikembangkan karena tingginya permintaan terhadap produk gula kelapa. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal, dan petani kurang berminat untuk mengembangkan industri ini. Padahal, bahan baku tersedia dalam jumlah besar. Strategi pengembangan industri gula kelapa sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah serta keberlanjutan produk turunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rantai produksi gula kelapa dengan menggunakan pendekatan Supply Chain Management, menganalisis pendapatan pelaku usaha, nilai tambah nilai tambah gula kelapa dengan menggunakan metode Hayami dan menganalisis marjin pemasaran, selanjutnya merumuskan strategi pengembangan industri gula kelapa untuk meningkatkan perekonomian melalui analisis SWOT dan QSPM. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain survei, in-depth interview, FGD dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan gula kelapa berkaitan oleh beberapa faktor seperti jenis kelapa, kondisi cuaca, ketersediaan bahan bakar, keterbatasan sarana dan prasarana, kualitas gula kelapa, dan fluktuasi harga. Pendapatan bersih rata-rata dari 50 pohon kelapa milik sendiri mencapai Rp 5.127.417 per bulan dan Rp 3.977.417 per bulan untuk sistem sewa. Nilai tambah setiap liter bahan baku sebesar Rp 2.794 (71,93 persen) untuk sistem kelapa sewa dan Rp 3.318 (85,44 persen) untuk sistem kelapa milik sendiri. Studi ini mengidentifikasi bahwa pengembangan industri gula kelapa berada pada fase “Tumbuh dan Berkembang”. Studi ini merekomendasikan untuk membuat regulasi untuk produk berbasis kelapa dan menciptakan sentra produksi dengan konsep One Village One Product (OVOP) untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan di pasar lokal dan ekspor, membentuk kelompok dan pemberdayaan pelaku usaha gula kelapa, mengembangkan produk turunan kelapa yang bervariasi (gula cair dan gula semut) serta produk lainnya dan mengembangkan Branding Product.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160698
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository