Kajian Invasifitas Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Berdasarkan Pertumbuhan dan Reproduksinya di Danau Laut Tawar, Aceh.
Date
2024Author
Ramdayani, Kasturi
Mashar, Ali
Kamal, Mohammad Mukhlis
Metadata
Show full item recordAbstract
Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) berasal dari Australia merupakan
kelompok krustasea yang termasuk dalam spesies invasif. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat invasif berdasarkan pertumbuhan, reproduksi dan potensi
bahaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan frekuensi 2 minggu sekali dalam
satu bulan pada bulan Mei-Oktober 2023. Parameter yang diamati adalah distribusi
frekuensi, hubungan panjang bobot, faktor kondisi, parameter pertumbuhan, nisbah
kelamin, fekunditas, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran
pertama kali matang gonad, diameter telur, dan potensi bahaya. Jumlah sampel
sebanyak 2.114 ekor, terdiri dari 1038 jantan dan 1076 betina. Panjang karapas
losbter air tawar berkisar 27-65 mm (jantan), 28-66mm (betina).
Pola pertumbuhan lobster air tawar di Danau Laut Tawar adalah allometrik
negatif. Rasio kelamin secara keseluruhan tidak seimbang. Faktor kondisi lobster
air tawar betina lebih besar dibandingkan jantan. Pertumbuhan betina lebih cepat
dibandingkan jantan, sehingga lobster betina lebih cepat mencapai panjang
asimtotiknya (L8). Fekunditas ovari (FO) berkisar 208-905 butir dan fekunditas
pleopod (FP) berkisar 243-398 butir. Indeks kematangan gonad (IKG) lobster
mengalami kenaikan pada bulan Agustus dan Oktober, dengan puncak pemijahan
pada bulan Agustus. Ukuran pertama kali matang gonad (Lm) lobster air tawar
jantan dan betina adalah 41 mm dan 43 mm. Betina mencapai ukuran pertama
matang gonad lebih awal dibandingkan jantan. Lobster air tawar memiliki tipe
pemijahan parsial (bertahap). Keberadaan Cherax quadricarinatus di Danau Laut
Tawar dinyatakan sebagai ancaman invasif dengan potensi bahaya tinggi. Oleh
karena itu, diperlukan rencana pengelolaan yang melibatkan pemerintah, LSM,
masyarakat, serta peneliti untuk mengumpulkan informasi baik data ekobiologi
maupun data statistik. Hal ini penting untuk memastikan adanya evaluasi dan
pengawasan yang efektif serta pengembangan kebijakan terkait spesies invasif.
Kata kunci : Cherax quadricarinatus, biologi reproduksi, potensi bahaya
Collections
- MT - Fisheries [3214]
