Keanekaragaman Lumut dan Bryofauna di Kawasan Gunong Lumut, Pulau Belitung
Date
2024Author
Dwikelana, A. Restu
Ariyanti, Nunik Sri
Priawandiputra, Windra
Fakhrurrozi, Yulian
Metadata
Show full item recordAbstract
Identifikasi keanekaragaman lumut dan bryofauna dapat membantu kegiatan pemantauan ekosistem terutama akibat dari kegiatan manusia di sekitar Gunong Lumut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman spesies lumut dan bryofauna pada tiga tipe hutan Gunong Lumut, yang termasuk ke dalam geosite UNESCO Global Geopark (UGGp) Belitong. Pengambilan sampel dilakukan pada beberapa titik lokasi, meliputi hutan kerangas, hutan peralihan, dan hutan dipterocarpa. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposif menggunakan plot. Data yang dicatat adalah presence-absence jenis lumut dan bryofauan pada mikroplot. Analisis data dilakukan dengan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), Chao1, Jack1, dan diagram Sankey. Diperoleh 15 spesies lumut dari 4 famili lumut daun sejati dan 2 famili lumut hati berdaun. Sementara bryofauna yang teridentifikasi sebanyak 39 taksa dari 7 filum. Keanekaragaman (H’) bryofauna tinggi dijumpai di hutan kerangas, sedang di hutan peralihan, dan sangat rendah di hutan dipterocarpa. Berdasarkan estimator Chao1 dan Jack1, hutan kerangas memiliki kekayaan spesies lumut dan bryofana lebih tinggi dari dua tipe hutan lainnya. Berdasarkan diagram Sankey menunjukkan komunitas lumut dan bryofauna di hutan kerangas memiliki kesamaan yang lebih besar dengan hutan peralihan.
Collections
- UT - Biology [2401]
