Preferensi dan Willingness to Pay Konsumen Beras Organik di Yogyakarta
Date
2024Author
Mahmud, Sania Sasakania Octovanny
Pambudy, Rachmat
Tinaprilla, Netti
Metadata
Show full item recordAbstract
Pertanian organik mendukung pencapaian Suistainable Development Goal’s
(SDG’s), khususnya tujuan ke – 12 yang membahas tentang produksi dan konsumsi
bertanggung jawab. Sejak itu, industri pertanian organik di Indonesia mulai
bervariasi dan terus meningkat. Perkembangannya diikuti dengan konversi lahan
pertanian organik dan perubahan pola makan ke makanan organik. Di Indonesia,
jenis makanan organik yang paling populer adalah beras organik. Beras organik
memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan lingkungan. Industri beras organik
dapat ditemui di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki produsen
beras organik sebanyak 458 produsen karena masyarakatnya disebut memiliki
kesadaran tinggi terhadap gaya hidup sehat. Namun, harga beras organik lebih
mahal daripada beras konvensional. Hal ini memicu isu preferensi dan willingness
to pay konsumen beras organik karena perlu diketahui atribut – atribut yang menjadi
preferensi konsumen dan berapa nilai willingness to pay terhadap beras organik.
Sehingga dapat memberikan strategi pemasaran yang tepat pada pelaku usaha beras
agar dapat berdaya saing, serta meningkatkan daya beli konsumen terhadap beras
organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis preferensi konsumen
beras organik, menganalisis nilai willingness to pay konsumen beras organik, dan
menganalisis faktor – faktor yang memengaruhi konsumen untuk membayar beras
organik di Yogyakarta. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 111
responden yang tersebar di Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten
Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul. Metode pengambilan
sampel dilakukan dengan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan
adalan analisis deskriptif, analisis konjoin, analisis value-base pricing method, dan
analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi atribut
preferensi konsumen beras organik di Yogyakarta adalah beras organik yang
bersertifikat organik, berwarna putih, pulen, dan berkemasan vakum. Nilai rata –
rata willingness to pay konsumen beras organik di Yogyakarta sebesar Rp 22.158
per kilogram. Dan faktor – faktor yang memengaruhi kesediaan konsumen untuk
membayar beras organik di Yogyakarta secara nyata adalah harga beras organik.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
