Analisis Kepuasan Dunia Usaha Terhadap Pelaksanaan Perizinan Simpul Pelayanan Agribisnis Di Kota Jambi
View/ Open
Date
2004Author
Ervina, Nella
Mangkuprawira, Sjafri
Fahmi, Idqan
Metadata
Show full item recordAbstract
Kualitas sumberdaya manusia dalam berbagai organisasi termasuk lembaga pemerintahan, khususnya di Pemda Kota Jambi, terutama di tiga instansi yang menjadi fokus penelitian, yaitu Dinas Tata Kota, Dinas Perindagkop dan Bapedalda, perlu mendapat perhatian agar terwujud pelayanan prima. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia adalah dengan melakukan penelitian tentang kepuasan masyarakat yang merasakan pelayanan yang diberikan oleh sumberdaya manusia tersebut. Tujuan penelitian adalah: (1) menganalisis pengamatan dan harapan dunia usaha terhadap pelaksanaan perizinan simpul pelayanan agribisnis, (2) menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan perizinan simpul pelayanan agribisnis, dan (3) menganalisis alternatif yang dapat dilakukan untuk memperbaiki pelaksanaan perizinan simpul pelayanan agribisnis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei untuk menjelaskan fenomena melalui pendekatan langsung ke lapangan agar fokus penelitian dapat dideskripsikan secara menyeluruh. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara serta pengamatan di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen tertulis. Penentuan jumlah responden menggunakan disproportionate stratified random sampling, karena populasi berstrata tetapi tidak proporsional. Dengan menggunakan rumus slovin bagi populasi yang tidak proporsional, diperoleh sampel sebanyak 69 perusahaan. Teknik pengolahan data untuk mengukur pelaksanaan yang diberikan oleh suatu instansi dan harapan yang diinginkan dunia usaha terhadap pelayanan tersebut, menggunakan analisis pengamatan- harapan. Untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diterima, digunakan metoda servqual. Untuk menganalisis alternatif yang dapat digunakan untuk memperbaiki pelayanan digunakan diagram kartesius. Untuk menentukan prioritas atribut digunakan diagonal Suharjo. Penggunaan variabel penelitian didasarkan teori servqual yang menggunakan lima dimensi sebagai alat ukur kepuasan, yaitu dimensi bukti fisik, dimensi keandalan, dimensi daya tanggap, dimensi kepastian dan dimensi empati. Indikator dari lima dimensi dijabarkan dalam 22 atribut pernyataan yang dianalisis per instansi, kemudian data digabungkan untuk melihat mutu pelayanan dan tingkat kepuasan dunia usaha secara keseluruhan. Analisis dengan diagram kartesius dan diagonal Suharjo tidak dilakukan penggabungan, tujuannya agar pembahasan menjadi lebih fokus dan terinci..dst
Collections
- MT - Business [4063]
