Kajian Pengembangan Agroindustri Perikanan Di Kabupaten Merauke, Papua
View/ Open
Date
2004Author
Sampeallo, Yani Sarira
Sanim, Bunasor
Harianto
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia adalah negara maritim yang terletak di daerah katulistiwa, memiliki keaneka ragaman sumberdaya kelautan dan perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pembangunan sektor kelautan dan perikanan memegang peranan yang strategis dalam rangka memperluas lapangan kerja dan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat (petani nelayan), mendorong pertumbuhan agroindustri serta menghasilkan devisa bagi negara. Pengembangan sektor kelautan dan perikanan sampai saat ini belum dilaksanakan secara optimal dan terintegrasi melalui pemanfaatan potensi sumberdaya yang tersedia, kebijakan pembangunan nasional dan daerah pada sektor pertanian umumnya masih didominasi dengan pengembangan pertanian di daratan. Kabupaten Merauke memiliki perairan laut sekitar 75.000 Km², perairan umum (sungai dan rawa) sekitar 71.000 Km², dan panjang garis pantai 1.050 Km serta memiliki potensi lestari sumberdaya kelautan dan perikanan yang dapat dimanfaatkan setiap tahun sebesar 232.500 ton. Pola pemanfaatan sumberdaya perikanan di Kabupaten Merauke, umumnya masih diperdagangkan (pemasaran antar pulau dan ekspor) dalam bentuk segar, hanya sebagian kecil dalam bentuk olahan tradisional. Pemanfaatan potensi perikanan di Kabupaten Merauke meliputi berbagai jenis komoditi perikanan bernilai ekonomi tinggi (ikan, udang, cumi-cumi, kepiting, sirip hiu, dan biota perairan lainnya). Kegiatan usaha pada sektor kelautan dan perikanan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Merauke dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu: (1) usaha penangkapan di laut dan perairan umum (sungai dan rawa), (2) usaha budidaya (kolam, tambak, keramba dan penampungan ikan hias), dan (3) usaha pengolahan hasil perikanan. Pengembangan agroindustri perikanan di Kabupaten Merauke diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pilihan pengembangan sumberdaya perikanan untuk mengurangi pola pemanfaatan sumberdaya perikanan yang selama ini umumnya hanya diperdagangkan dalam bentuk segar, sehingga secara bertahap pada masa yang akan datang dapat dihasilkan berbagai produk olahan yang memiliki kualitas dan nilai tambah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi dan menganalisis potensi sumberdaya perikanan untuk pengembangan agroindustri perikanan di Kabupaten Merauke, (2) Mengkaji dan menentukan prioritas agroindustri perikanan yang potensial dikembangkan, (3) Mengkaji dan menentukan lokasi pengembangan agroindustri perikanan, (4) Mengkaji dan menentukan kelayakan usaha agroindustri perikanan yang potensial dikembangkan. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Merauke Provinsi Papua, berlangsung selama tiga bulan yaitu dari bulan Maret sampai Mei 2004..dst
Collections
- MT - Business [4063]
