View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Portofolio Komoditi Sayuran Pt. Ayu Pangan Lestari

      Thumbnail
      View/Open
      full text (43.58Mb)
      Date
      2003
      Author
      Rahmanto, Eri
      Saptono, Imam Teguh
      Ratnawati, Anny
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sektor agribisnis memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Menurut data Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 1997 – 2000, sekitar 70 % PDB Indonesia disumbangkan oleh sektor agribisnis. Peranan sektor agribisnis yang begitu besar dalam perekonomian Indonesia, memiliki implikasi penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, yaitu bahwa pembangunan sektor agribisnis merupakan penentu dari kemajuan perekonomian Indonesia. Memasuki abad ke 21, segala segi kehidupan ekonomi dan pasar bagi komoditi sayuran akan menjadi serba terbuka dengan kompetisi global yang sangat ketat. Perbedaan pasar domestik dan internasional juga akan semakin tipis dan kabur. Hal tersebut diperkuat dengan informasi nilai ekspor dan impor komoditi sayuran dimana ekspor mengalami kenaikan sejak tahun 1998 (82,31 Juta US$) menjadi 153,25 Juta US$ (2001). PT. Ayu Pangan Lestari merupakan perusahaan distributor yang berkecimpung dalam distribusi komoditi sayur dengan wilayah Batam, Jakarta, Surabaya dan Bandung. Berangkat dari kondisi tersebut maka masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah peningkatan daya saing PT. Ayu Pangan Lestari dan kemampuan menangkap peluang pangsa pasar ekspor dan domestik dengan melihat (1) Bagaimana pengoptimalan portofolio komoditi (2) Bagaimana posisi komoditi sayuran yang didistribusikan perusahaan dalam industri hortikultura, dan (3) Bagaimana implikasi strategi masing-masing komoditi yang sesuai dengan posisi komoditi saat ini dalam industri florikultur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (1) Mengoptimalkan portofolio dan alokasi sumber daya yang dimiliki perusahaan, (2) Mengevaluasi posisi komoditi dalam matriks industri, dan (3) Memberikan alternatif strategi dan implikasi tindakan yang bisa diterapkan oleh perusahaan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Ayu Pangan Lestari sebagai salah satu perusahaan distribusi komoditi sayuran yang berada di Jakarta. Metode ppenelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif yaitu melakukan pengumpulan data untuk menjawab permasalahan yang ada dan dilakukan dalam bentuk studi kasus melalui tehnik wawancara, penyebaran kuisioner, observasi langsung dan studi pustaka. Tahapan yang dilakukan dalam analisis data adalah (1) Analisis SWOT, (2) Analisis GE Matrix dan (3) Analisis Markowitz. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Lingkungan eksternal yang dihadapi perusahaan saat ini memberikan peluang bagi perusahaan seperti komoditi memiliki kerentanan terhadap inflasi relatif rendah, peningkatan pola konsumsi sayuran, peningkatan jumlah penduduk, serta kondisi alam yang sangat mendukung dlam pengembangan sektor ini. Ancaman yang dihadapi perusahaan saat ini mengarah kepada terbukanya investor baik asing maupun dalam negeri sebagai akibat dari kebijakan pemerintah mengenai investasi, sehingga mengakibatkan peningkatan jumlah pesaing, serta ketergantungan terhadap pemasok komoditi dan konsumen semakin selektif dan kritis dalam pemilihan komoditi. 2) Lingkungan internal yang dihadapi perusahaan akan memperlihatkan kekuatan yang dimiliki perusahaan seperti deskripsi pekerjaan jelas, budaya perusahaan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, penjualan meningkat, komoditi yang didistribusikan memiliki kualitas yang baik, dan penerapan pengawasan mutu. Kelemahan yang dimiliki perusahaan memperlihatkan jaringan distribusi perusahaan belum tersebar luas, kualitas SDM masih kurang, belum memiliki strategi bauran pemasaran dan biaya distribusi masih relatif tinggi. Hasil analisis dengan menggunakan analisis SWOT terhadap faktor-faktor strategis internal dan eksternal diperoleh alternatif strategi pada tingkat perusahaan berupa strategi SO seperti strategi peningkatan kapasitas distribusi, penetrasi pasar, dan peningkatan kualitas; strategi ST seperti peningkatan daya saing, dan peningkatan akses saluran distribusi; strategi WO seperti peningkatan efisiensi biaya distribusi, peningkatan kualitas SDM, dan melakukan strategi bauran pemasaran; serta strategi WT seperti riset peluang ekspor dan pengoptimalan R & D. Berdasarkan portofolio komoditi dengan menggunakan ancangan GE Matriks didapat gambaran posisi komoditi yang didistribusikan perusahaan dalam industri hortikulturta untuk saat sekarang dan harapan 5 tahun yang akan datang. Posisi Komoditi dalam matriks GE masa sekarang menunjukkan posisi komoditi Broccoli terletak pada posisi ”selektif”, Lettuse pada posisi ”selektif”, dan Paprika pada posisi ”selektif”. Sedangkan harapan posisi untuk masa depan (5 tahun yang akan datang) posisi ketiga komoditi menunjukkan pergerakan ke arah yang lebih baik yaitu posisi ”Investasi dan pertumbuhan”. Selanjutnya merujuk dari hasil analisis markowitz, diperoleh tingkat pengembalian harapan dan resiko portofolio komoditi yang akan diaplikasikan pada perusahaan. Melalui pengolahan dengan program markowitz diperoleh tingkat pengembalian harapan masing-masing komoditi sebesar untuk Broccolli (18,3%), Lettuce (17,3%) dan Paprika (29,2%); serta diiringi dengan tingkat resiko yaitu Broccolli (10,7%), Lettuce (10,5%) dan Paprika (9,2%). Selanjutnya dalam rangka mencari portofolio komoditi yang optimal, maka dilakukan suatu simulasi dalam program markowitz dengan menggunakan dua simulasi, yaitu (1) mengunakan portofolio komoditi yang telah diterapkan berdasarkan job order yang diterima perusahaan (untuk menilai apakah portofolio tersebut sudah optimal), dan (2) mencari portofolio yang optimal tanpa memperhatikan job order. Berdasarkan dua simulasi tersebut diperoleh masing-masing tingkat pengembalian dan resiko portofolio. Berdasarkan simulasi pertama diperoleh tingkat pengembalian harapan sebesar 23,3% dengan tingkat resiko 7,2%. Sedangkan simulasi kedua diperoleh tingkat pengembalian harapan sebesar 23,3% dengan tingkat resiko sebesar 6,1%. Merujuk dari hasil kedua analisis maka menunjukkan bahwa portofolio komoditi yang selama ini dilakukan perusahaan belum optimal. Untuk itu dianjurkan pada perusahaan melakukan portofolio komoditi berdasarkan simulasi kedua, dengan menerapkan strategi peningkatan dan pengurangan jumlah komoditi yang didistribusikan secara selektif dengan kombinasi Broccoli sebesar 32,222 %, Lettuse sebesar 17,422 %, dan Paprika sebesar 47,356 %. Beberapa implikasi strategis yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan dan mengembangkan komoditi sesuai dengan alternatif strategi SWOT, analisis portofolio dan analisis markowitz sebagai berikut : 1. Komoditi Broccolli § Strategi pertumbuhan konsentrasi horisontal (growth strategy), dengan beberapa implikasi strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah peningkatan pemasaran, peningkatan kapasitas distribusi, peningkatan ke akses saluran distribusi, pengoptimalan R & D dalam rangka diversifikasi komoditi, peningkatan kualitas SDM, riset peluang ekspor dan malekukan strategi bauran pemasaran. § Strategi expansion, dengan implikasi strategi yang dapat dilakukan perusahaan melalui pengembangan dan penetrasi pasar. § Strategi peningkatan jumlah komoditi yang didistribusikan. 2. Komoditi Lettuce § Strategi pertumbuhan konsentrasi vertikal (growth strategy), dengan implikasi strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah peningkatan akses ke saluran distribusi, dan pengoptimalan R & D dalam rangka diversifikasi komoditi . § Strategi ke arah peningkatan laba (profit strategy), dengan implikasi strategi sebagai berikut peningkatan efisiensi biaya distribusi, peningkatan daya saing komoditi, peningkatan kualitas dan citra komoditi. § Strategi pengurangan jumlah komoditi yang didistribusikan. 3. Komoditi Paprika § Strategi pertumbuhan konsentrasi horisontal (growth strategy), dengan implikasi strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah peningkatan kemampuan pemasaran, peningkatan kapasitas distribusi dan pengoptimalan R & D dalam rangka diversifikasi komoditi. § Strategi ke arah peningkatan profit (profit strategy), dengan implikasi strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah peningkatan daya saing, peningkatan kualitas dan citra komoditi. § Strategi expansion, dengan implikasi strategi sebagai berikut yaitu melakukan riset peluang ekspor, pengembangan dan penetrasi pasar. § Strategi pengurangan jumlah komoditi yang didistribusikan. Dari hasil bahasan dan analisis yang telah dilakukan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut : (1) Mengingat suatu strategi perusahaan sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan maka penulis menyarankan pihak perusahaan agar terus melakukan kajian perubahan lingkungan, dan (2) Hasil penelitian ini dijadikan bahan atau masukan bagi perusahaan dalam menyusun strategi dan melakukan analisa portofolio.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159660
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository