View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aktivitas ovisida ekstrak sepuluh spesies tumbuhan pada Callosobruchus chinensis L. (Coleoptera: Bruchidae)

      Thumbnail
      View/Open
      abstract (109.4Kb)
      full text (917.2Kb)
      Date
      2003
      Author
      Agustin, Diana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu sumber bahan pangan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia adalah kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Produksi kacang hijau di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produksi tersebut adalah kehadiran serangga hama, baik di lapangan maupun di tempat penyimpanan. Hama pasea panen yang sering menimhulkan kerusakan pada kacang hijau, baik yang akan digunakan untuk konsumsi maupun untuk benih, adalah serangga Callosobruchus chinensis L. (Coleoptera: Bruchidae), yang mana dapat menimbulkan kerusakan hingga 70 persen. Mcngingat bcsarnya tingkat kcrusakan yang ditimbulkan oleh scrangga C. chinensis maka perlu dilakukan tindakan pengendalian. Pengendalian hama gudang biasanya dilakukan dengan insektisida sintetik. Pennasalahanpennasalahan yang timbul akibat penggunaan insektisida sintetik secara terus menerus telah mendorong orang untuk mencari bahan pengendali hama dari alam, tennasuk tumbuhan sebagai altematif dari insektisida sintetik. Senyawa - senyawa kimia yang dihasilkan oleh tanaman, terutama yang berasal dari senyawa metabolit sekunder dapat mempengaruhi aktivitas biologi serangga. Pengaruh tersebut dapat berupa repelen, deteren, penghambatan makan, penghambatan peletakan telur, serta penghambatan pertumbuhan dan reproduksi. Upaya pengendalian yang cukup efektif dilakukan adalab terhadap telur kumbang C. chinensis. Untuk itu diperlukan insektisida yang memiliki aktivitas ovisida, agar bisa menghambat penetasan telur menjadi larva.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/15946
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository