Model Loyalitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Pada Perguruan Tinggi Swasta Di Jakarta
View/ Open
Date
2014Author
Leonard
Daryanto, Heny K.
Sukandar, Dadang
Yusuf, Eva Z.
Metadata
Show full item recordAbstract
Globalisasi mendorong persaingan antar individu, kelompok, organisasi,
dan bangsa semakin massif dan kompetitif. Intensitas persaingan kini tidak hanya
terjadi pada sektor bisnis, tetapi juga menjangkau sektor non bisnis, termasuk
pendidikan. Sebagai gambaran terjadinya persaingan antar Perguruan Tinggi
Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, untuk di kalangan
PTS dipicu oleh pertumbuhan PTS yang sangat pesat dan tidak linier dengan
pertumbuhan jumlah mahasiswa. Kondisi persaingan menjadi lebih kompetitif
dengan kehadiran perguruan tinggi asing di Indonesia yang secara legal formal
dimungkinkan oleh undang-undang. Ketika Perguruan Tinggi Asing (PTA)
tersebut didukung oleh capital, image dan corporate satisfaction yang besar dan
dominan, hal tersebut dapat menjadi ancaman serta tantangan serius bagi
Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, khususnya di Jakarta untuk menarik minat
mahasiswa memilih meneruskan pendidikan untuk jenjang lebih tinggi pada
perguruan tinggi yang sama atau memberikan positive word of mouth untuk
menarik prospective mahasiswa. Tantangan kompetisi yang lain adalah
pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean. Ketentuan yang semakin membuka
lintas dan arus perguruan tinggi di kawasan ASEAN baik mahasiswa, lecturer dan
system pendidikan tinggi yang berdampak semakin ketatnya persaingan pada
perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta.
Cakupan penelitian ini mengkaji variabel yang mempengaruhi loyalitas
mahasiswa perguruan tinggi swasta terutama mahasiswa ilmu komunikasi.
Hipotesis dibuat dari 5 variabel dengan 22 indikator terhadap Loyalty Mahasiswa.
Data dihimpun dari 80 kuesioner yang diisi secara lengkap oleh 320 mahasiswa
ilmu komunikasi under graduate dan post graduate dari 3 lokasi kampus di
Jakarta dan dianalisa dengan mengunakan Structural Equation Model (SEM).
Sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu terkait dengan Loyalty Model
mahasiswa dapat dinyatakan terdapat pengaruh yang kompleks untuk dapat
membangun secara tepat model Loyalty dengan perbedaan antar negara seperti
karakter mahasiswa dan perguruan tinggi ataupun perbedaaan loyalty antar
perguruan tinggi di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukan faktor satisfaction dan trust memegang
peranan penting yang mempengaruhi loyalty mahasiswa perguruan tinggi swasta,
walau faktor lain juga memiliki andil besar untuk mempengaruhi loyalty
mahasiswa seperti service quality. Satisfaction mahasiswa berpengaruh signifikan
kepada peningkatan trust. Image dan Price tidak berpengaruh secara signifikan
terhadap loyalty mahasiswa akan tetapi price berpengaruh signifikan terhadap
satisfaction dan trust sedangkan image berpengaruh signifikan terhadap
satisfaction namun tidak signifikan terhadap trust. Mengingat perguruan tinggi
swasta menawarkan jasa pendidikan maka disarankan faktor satisfaction dan trust
perlu dikaji lebih mendalam terutama di perguruan tinggi swasta.
Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini adalah perguruan tinggi swasta
perlu fokus dengan membangun faktor satisfaction dan trust yang lebih mendalam karena faktor tersebut adalah faktor kunci yang mempengaruhi loyalty mahasiswa.
Loyalty mahasiswa meningkat jika perguruan tinggi swasta berupaya melakukan
dan berkesinambungan melakukan inisiasi-inisiasi yang erat berkaitan dengan
peningkatan service quality seperti reliability dan emphaty serta nilai uang (value
for money) yang dibayarkan oleh mahasiswa.
Collections
- DT - Business [372]
