Transformasi Budaya Organisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank Yang Di Ambil Alih Kepemilikannya Oleh Asing
View/ Open
Date
2013Author
Gustari, Irvandi
Hutagaol, M.Parulian
Hubeis, Musa
Hermawan, Aji
Metadata
Show full item recordAbstract
dengan kepuasan kerja karyawan diketahui karyawan paling tidak puas pada
aspek sistem imbalan atau kompensasi, terutama fringe benefit, contingent
reward, promotion, dan pay, sedangkan yang paling dirasakan memuaskan
adalah communication dan coworkers. Untuk kinerja secara deskriptif diperoleh
gambaran adanya penurunan kinerja karyawan setelah adanya akuisisi, meskipun
secara berangsur-angsur mengalami peningkatan. Secara statistik ada perbedaan
nyata kinerja karyawan antara sebelum dan sesudah akuisi signifikan.
Kesimpulan kedua adalah perubahan budaya organisasi secara langsung
berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi karyawan.
Hasil ini memberikan makna bahwa kondisi budaya kondusif dan mendukung
dalam lingkungan organisasi, akan berakibat terhadap meningkatnya komitmen
organisasi. Kesimpulan ketiga perubahan budaya organisasi secara langsung
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil ini
memberikan makna bahwa kondisi budaya kondusif dan mendukung dalam
lingkungan organisasi, akan berakibat terhadap meningkatnya kepuasan kerja
karyawan. Kesimpulan keempat perubahan budaya organisasi secara langsung
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil ini
memberikan makna bahwa perubahan yang besar nilai-nilai budaya organisasi
antara sebelum dan sesudah akuisisi, akan berakibat positif terhadap
peningkatan kinerja karyawan secara menyeluruh dalam kurun waktu tertentu
setelah proses akuisisi. Kesimpulan kelima adalah komitmen organisasi secara
langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan
ini menunjukkan bahwa semakin kuat komitmen organisasi, akan memberikan
dampak terhadap meningkatnya kinerja karyawan.
Kesimpulan keenam, kepuasan kerja secara langsung berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa
semakin tinggi kepuasan kerja, akan memberikan dampak terhadap
meningkatnya kinerja karyawan.
Saran pada penelitian ini, pertama, untuk dapat diterima dan dipahami
dengan cepat perubahan budaya organisasi tersebut, maka disarankan untuk
melibatkan segenap jajaran manajemen dan perwakilan karyawan dalam
perancangan dan penyusunan budaya organisasi yang baru tersebut. Selanjutnya
budaya organisasi yang baru tersebut harus disosialisasikan secara terstruktur dan
sistematis kepada berbagai tingkatan jabatan karyawan, dari jabatan eksekutif
sampai dengan tingkatan karyawan terrendah. Kedua, adanya proses melibatkan
segenap karyawan dalam proses perubahan, tidak saja terbatas pada proses
perubahan budaya organisasi, maka hal ini akan meningkatkan rasa memiliki
(sense of belonging) dan hal ini akan meningkatkan komitmen dari karyawan
terhadap perusahaan. Ketiga, untuk mengelola perbaikan dari aspek-aspek
ketidakpuasan tersebut, pihak perusahaan harus selalu melakukan evaluasi rutin
terhadap sistem remunerasi yang berlaku di bandingkan dengan pasar, terutama
yang diberlakukan pada perusahaan-perusahaan yang setara skala usahanya (peer
company).
Collections
- DT - Business [372]
