Pengaruh Kelekatan Ibu-Anak dan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Remaja
Abstract
Meningkatnya tren keluarga berpenghasilan ganda di era modern ini membuat kedua orang tua memiliki peran ganda dan perlu menyeimbangkan perannya antara kepentingan pekerjaan dan keluarga. Di samping kesibukan orang tua dalam mencari nafkah, orang tua juga perlu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak mereka dengan memberikan waktu khusus bagi anak. Masa remaja sebagai fase kritis pencarian jati diri sangat membutuhkan kehadiran dan pengarahan orang tua untuk membantu remaja menemukan jati diri terbaik mereka. Variabel kelekatan ibu dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dianggap sebagai stimulus yang dapat memengaruhi perkembangan sosial-emosional remaja. Keluarga berpenghasilan ganda sebagai konteks dianggap menjadi pendukung antar variabel saling berpengaruh. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik remaja, karakteristik keluarga, kelekatan ibu-anak dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap perkembangan sosial-emosional remaja. Desain penelitian yang digunakan yaitu eksplanatori dengan metode survei dengan bantuan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 116 remaja kelas 2 SMA yang bersekolah di Bogor Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan September 2023-Juli 2024 dan berlokasi di dua SMA di Bogor Tengah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu The Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), The Inventory of Father Involvement (IFI), dan Social Skill Inventory. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia ibu, besar keluarga, pendapatan keluarga, kelekatan ibu-anak, dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan perkembangan sosial-emosional. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa perkembangan sosial-emosional tidak dipengaruhi oleh keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Perkembangan sosial-emosional dipengaruhi oleh kelekatan ibu-anak, jenis kelamin remaja, dan tingkat pendidikan ayah. The increasing trend of dual-earner families in this modern era has led both
parents to play dual roles and balance their responsibilities between work and
family. Besides the parents' busy schedules in providing for the family, they also
need to optimize their children's growth and development by dedicating intimate
time for them. Adolescence, as a critical phase in self-discovery, greatly benefits
from parental presence and guidance to help adolescents find their best selves.
Variables such as maternal attachment and father involvement in parenting are
considered stimuli that can influence adolescents' socio-emotional development.
Dual-earner families are seen as a supportive context among interacting variables.
This research aims to analyze the influence of adolescent characteristics, family
characteristics, maternal attachment, and father involvement in parenting on
adolescent socio-emotional development. The research design employed is
explanatory with a survey method using questionnaires. The study involved 116
second-year high school students in Bogor City. Data collection was conducted
from September 2023 to July 2024. The instruments used in this research were
The Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), The Inventory of Father
Involvement (IFI), and the Social Skill Inventory. Correlation tests revealed
significant relationships between gender, mother's age, family size, family income,
maternal attachment, father involvement, and socio-emotional development.
Regression analysis results showed that socio-emotional development is not
influenced by father involvement in parenting. Instead, it is influenced by
maternal attachment, adolescent gender, and father's education length
