View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Diploma Programme
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Diploma Programme
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Rekayasa Stasiun Mesin Aplikator Fungisida Cabai Terintegrasi Robot Cerdas Deteksi Penyakit Antraknosa Berbasis Artificial Intelligence, Sensor dan Mikrokontroler

      Thumbnail
      View/Open
      Article (2.260Mb)
      Date
      2024
      Author
      Siskandar, Ridwan
      Novianty, Inna
      Undang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Komponen terbesar yang menjadi penghambat tingkat produksi cabai berasal dari serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Penyakit antraknosa menjadi penyakit utama penyerang cabai yang dapat menyebabkan kehilangan hasil panen 20- 100%. Pentingnya pengendalian resiko gagal panen dalam usaha tani sangat disadari manfaatnya, apalagi adanya keterbatasan waktu dan sumber daya manusia terhadap luasnya wilayah pertanian. Saat ini penerapan mekanisasi dan artificial intelligence pertanian sebagai komponen teknologi utama dalam usaha tani di Indonesia masih tergolong rendah. Hingga saat ini, aplikator fungisida pada cabai umumnya dilakukan secara manual oleh tangan petani. Hanya sedikit petani, bahkan itu pun petani yang bekerja pada unit tertentu yang memanfaatkan bantuan teknologi drone untuk proses penyemprotan fungisida. Disamping harga drone yang tidak terjangkau oleh kantong petani, permasalahan lainnya adalah ketidakmampuan petani menggunakan drone (tidak ramah petani). Hal ini berdampak kepada (i) kesehatan petani. Jika penyemprotan fungisida tetap dilakukan secara manual, maka petani yang akan merasakan secara langsung dampak toksiknya; (ii) kesehatan cabai. Proses penyemprotan fungisida secara manual tidak memberikan efesiensi dan efektifitas penggunaan cairan fungisida (penyimpangan ketepatan droplet) dan; (iii) kesehatan lingkungan. Droplet fungisida yang tidak tepat zona target tentunya membahayakan kesuburan tanah. Oleh karena itu perananan Teknologi Tepat Guna merupakan alternatif yang sangat membantu menyelesaikan masalah. Mengacu pada masalah ini, maka peneliti akan melakukan sebuah riset “Rekayasa Stasiun Mesin Aplikator Fungisida Cabai Terintegrasi Robot Cerdas Deteksi Penyakit Antraknosa Berbasis Artificial Intelligence, Sensor dan Mikrokontroler”. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu rekayasa mesin pertanian yang dapat membantu petani dalam melakukan proses penyemprotan fungisida yang ramah terhadap kesehatan petani, ramah terhadap pengetahuan petani, dan dapat memberikan efisiensi dan efektifitas penggunaan cairan fungisida berbasis teknologi artificial intelligence, sensor dan mikrokontroler.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/158728
      Collections
      • Diploma Programme [97]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository