Kelayakan Usaha Produk Perawatan Kulit Berbahan Dasar Sarang Burung Walet Pada PT Pesona Natural Indonesia
Abstract
Estimasi nilai pendapatan pada pasar kecantikan dan perawatan diri di Indonesia tahun 2023 mencapai 8,78 miliar US$ dan setiap tahunnya akan tumbuh sebesar 4,4 persen. Peningkatan penjualan tersebut menunjukkan bahwa kosmetik menjadi komoditas perdagangan yang bermanfaat bagi masyarakat. PT Pesona Natural Indonesia merupakan salah satu pelaku usaha di industri kosmetik yang memanfaatkan komoditas lokal, yaitu sarang burung walet. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan usaha PT Pesona Natural Indonesia yang ditinjau dari aspek finansial dan non finansial, serta menganalisis sensitivitas menggunakan metode switching value. Berdasarkan aspek non finansial, usaha ini layak dijalankan dengan perolehan nilai tiap aspek diatas 50 persen. Sedangkan, berdasarkan aspek finansial, usaha ini layak dijalankan dan merealisasikan recana pengembangan usaha dengan nilai yang diperoleh pada NPV sebesar Rp 10.629.314.816, IRR sebesar 80 persen, Net B/C sebesar 19, dan payback period selama 11 bulan, Adapun berdasarkan analisis switching value, usaha ini sensitif pada pada perubahan harga input dan penjualan produk. The estimated revenue value of the beauty and personal care market in Indonesia in 2023 is projected to reach US$ 8.78 billion, growing by 4.4 percent annually. This sales increase demonstrates that cosmetics have become a profitable trading commodity beneficial to society. PT Pesona Natural Indonesia is a significant player in the cosmetics industry, leveraging local commodities, specifically swallow's nests. This research aimed to analyze PT Pesona Natural Indonesia's business feasibility across financial and non-financial aspects, as well as to conduct sensitivity analysis using the switching value method. Based on non financial aspects, this business merits pursuit with scores exceeding 50 percent for each criterion. Financially, the business demonstrates feasibility to execute its development plans with an NPV of IDR 10.629.314.816, an IRR of 80 percent, a Net B/C ratio of 19, and a payback period of 11 months. According to the switching value analysis, the business proves sensitive to fluctuations in input prices and product sales.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
