Analisis Pengaruh Aglomerasi Industri terhadap Ketimpangan antar Wilayah Kabupaten/Kota dalam Provinsi di Indonesia
Abstract
Perbedaan sumber daya alam dan kondisi geografis menyebabkan terjadinya aglomerasi industri di wilayah tertentu. Dampak dari hal tersebut adalah pembangunan ekonomi cenderung terfokus pada wilayah-wilayah dengan aglomerasi industri tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan ketimpangan pembangunan antar wilayah. Penelitian ini bertujuan mengidentifkasi ketimpangan pembangunan dan aglomerasi industri di Indonesia, serta menganalisis pengaruh aglomerasi industri dan faktor lain terhadap ketimpangan pembangunan di Indonesia pada tahun 2016-2022. Analisis dilakukan dengan metode kuantitatif melalui penghitungan indeks dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas provinsi memiliki ketimpangan pembangunan yang tinggi. Provinsi dengan aglomerasi industri tinggi berada di Pulau Jawa. Dengan Fixed Effect Model, diperoleh hasil bahwa aglomerasi industri tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketimpangan pembangunan antar provinsi di Indonesia. Faktor-faktor lain berupa pertumbuhan ekonomi dan investasi memberikan pengaruh yang positif dan signifikan, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta infrastruktur jalan memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pembangunan.
