Sebaran Bakteri dan Kondisi Kualitas Air di Tambak Udang PT Indo Karya Vaname, Pamekasan Jawa Timur setelah Pemberian Probiotik
Date
2024Author
Murtias, Maulani Nurul
Indriastuti, Cecilia Eny
Wiyoto
Metadata
Show full item recordAbstract
Kendala budi daya udang vaname dengan kepadatan tinggi adalah terkait
kualitas air. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
probiotik terhadap kualitas air dan populasi bakteri di tambak udang PT Indo Karya
Vaname, Jawa Timur. Metode yang digunakan terdiri dari persiapan wadah,
pemeliharaan benur, aplikasi probiotik, pengelolaan kualitas air, sebaran bakteri
dan sintasan. Kegiatan ini menghasilkan data kualitas air, sebaran bakteri dan
sintasan yang optimal pada kolam perlakuan dengan suhu berkisar 28,9–3,0°C,
salinitas berkisar 36,0–45,0 g/L, pH berkisar 7,5–8,2, DO berkisar 4,2–6,9 mg/L
dan amonia berkisar 0,25–1 mg/L. Sebaran bakteri yaitu jumlah vibrio (TVC)
kurang dari 103 CFU/mL, jumlah total bakteri (TBC) lebih dari 103 CFU/mL dan
sintasan sebesar 90%. Aplikasi probiotik yang digunakan selama pemeliharaan
mampu menjaga kualitas air khususnya amonia dan mampu menurunkan total
bakteri Vibrio sp. serta meningkatkan nilai total bakteri pada perairan tambak. The obstacle to cultivating Pacific Whiteleg shrimp at high density is related
to water quality management. The study aimed to determine the effect of probiotics
on water quality and bacterial populations in PT Indo Karya Shrimp ponds, East
Java. The methods used include pond preparation, seed maintenance, application of
probiotics, air quality management, bacterial distribution, and survival. This
activity produces data on air quality, bacterial distribution and optimal survival in
pond treatments with temperatures around 28,9–3,0°C, salinity around 36,0–45,0
g/L, pH around 7,5–8,2, DO ranges from 4,2–6,9 mg/L and ammonia ranges from
0,25–1 mg/L. The number of vibrios (TVC) less than 103 CFU/mL, total number
of bacteria (TBC) more than 103 CFU/mL, and shrimp survival was 90%. The use
of probiotic during maintenance can maintain water quality, especially ammonia,
and reduce the total number of Vibrio sp. and increasing the total number of bacteria
in pond water.
