Distribusi Bakteri Patogen pada Ikan Mas Cyprinus carpio di Sentra Budidaya Ikan Mas Kecamatan Pabuaran, Kota Subang, Jawa Barat
Date
2024Author
Adillah, Ahmad Justine
Mulya, Muhammad Arif
Iskandar, Andri
Metadata
Show full item recordAbstract
Sektor budidaya perikanan sering dihadapkan pada permasalahan penyakit infeksi dan noninfeksi. Penyakit infeksi pada ikan dapat disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, dan jamur yang sangat berpengaruh pada kelangsungan usaha petani ikan. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengetahui distribusi bakteri, jenis bakteri yang menginfeksi ikan mas dan bagaimana prevalensi bakteri yang terdapat pada ikan mas yang menginfeksi ikan mas (Cyprinus carpio) di Desa Pabuaran dan Desa Salamjaya Kecamatan Pabuaran, Kota Subang, Jawa Barat. Metode pengambilan sampel dengan cara mengambil sampel secara acak. Distribusi dan prevalensi bakteri patogen di Desa Pabuaran yaitu pada stasiun 1 ditemukan 3 jenis bakteri yaitu Aeromonas sp. sebesar 87%, Pseudomonas sp. sebesar 6,7%, dan Enterobacter sp. sebesar 6,7%, pada stasiun 2 ditemukan 2 jenis yaitu Aeromonas sp. sebesar 93%, Pseudomonas sp. sebesar 7%, pada Desa Salamjaya stasiun 1 ditemukan 2 jenis bakteri yaitu Aeromonas sp. sebesar 87%, dan Pseudomonas sp. sebesar 13%, pada stasiun 2 ditemukan 2 jenis bakteri yaitu Aeromonas sp. sebesar 87% dan Enterobacter sp. sebesar 13%. The aquaculture sector is often faced with problems of infectious and non-infectious diseases. Infectious diseases in fish can be caused by viruses, bacteria, parasites and fungi which greatly affect the continuity of fish farm business. This final project purpose to determine the distribution of bacteria, the types of bacteria that infect goldfish and the prevalence of bacteria found in goldfish that infect goldfish (Cyprinus carpio) in Pabuaran Village and Salamjaya Village, Pabuaran District, Subang City, West Java. The sampling method is by taking samples randomly. The distribution and prevalence of pathogenic bacteria in Pabuaran Village, namely at station 1, 3 types of bacteria were found, namely Aeromonas sp. by 87%, Pseudomonas sp. by 6.7%, and Enterobacter sp. amounting to 6.7%, at station 2 two types were found, namely Aeromonas sp. by 93%, Pseudomonas sp. amounting to 7%, in Salamjaya Village station 1, 2 types of bacteria were found, namely Aeromonas sp. by 87%, and Pseudomonas sp. amounting to 13%, at station 2 two types of bacteria were found, namely Aeromonas sp. by 87% and Enterobacter sp. by 13%.
