Performa Pertumbuhan Benih Lobster Air Tawar Capit Merah Cherax quadricarinatus yang diberi Pakan Komersial Berbeda
Abstract
Pakan berkualitas dan biaya relatif murah menjadi salah satu upaya untuk
meningkatkan performa pertumbuhan benih lobster air tawar capit merah sebagai
usaha budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pakan
komersial yang dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pertumbuhan.
Penelitian menggunakan tiga perlakuan, yaitu perlakuan A pakan komersial
protein 40%, perlakuan B pakan komersial protein 41%, dan perlakuan C pakan
komersial protein 41%. Benih awal lobster air tawar capit merah yang digunakan
berukuran panjang rata-rata 2,1±0,1 cm ekor-1
dan bobot rata-rata 0,24±0,03 g
ekor-1
. Lobster uji dipelihara pada akuarium 1×0,4×0,4 m3
dengan padat tebar 50
ekor m-2
selama 60 hari. Pemberian pakan dua kali sehari pada pukul 07.00 dan
17.00 WIB dengan feeding rate (FR) 3%. Hasil penelitian performa pertumbuhan
menunjukkan bahwa setiap perlakuan tidak berbeda nyata. Parameter Feed cost
per gain (FCG) menunjukkan hasil yang berbeda nyata, perlakuan B dan
perlakuan C berbeda nyata terhadap perlakuan A. Pemberian pakan komersial
pada benih lobster air tawar capit merah dengan kadar protein 41% menghasilkan
nilai FCG Rp26.579±2.624. Quality feed and relatively low cost are among the efforts to improve the
growth performance of freshwater red claw lobster seedlings as a sustainable
aquaculture practice. This research aims to determine the commercial feed that
can have a positive impact on growth performance. The study used three
treatments: treatment A with commercial feed containing 40% protein, treatment
B with commercial feed containing 41% protein, and treatment C with
commercial feed containing 41% protein. The initial freshwater red claw lobster
seedlings used had an average length of 2.1±0.1 cm per individual and an average
weight of 0.24±0.03 g per individual. The test lobsters were kept in a 1×0.4×0.4
m3
aquarium at a stocking density of 50 individuals per square meter for 60 days.
Feeding was provided twice a day at 07:00 and 17:00 local time with a feeding
rate (FR) of 3%. The research results on growth performance showed no
significant differences among the treatments. The feed cost per gain (FCG) shows
significant differences, with treatments B and C differing significantly from
treatment A. Providing commercial feed to freshwater red claw lobster juveniles
with a protein content of 41% resulted in an FCG value of Rp26,579±2,624.
