View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Pengembangan Ekonomi Perikanan Tangkap Berkelanjutan di Kota Dumai Provinsi Riau

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.506Mb)
      Fulltext (3.653Mb)
      Lampiran (3.597Mb)
      Date
      2024
      Author
      Ferani, Lathifa Marsya Nathania
      Sapanli, Kastana
      Novindra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Maraknya perusahaan industri yang berdiri di sekitar kawasan pesisir Kota Dumai akan memicu terjadinya pencemaran di perairan dan menyebabkan tekanan ekologis pada kawasan perairan. Dibutuhkan suatu upaya pengelolaan berkelanjutan untuk menurunkan potensi ancaman terhadap penurunan jumlah hasil tangkapan melalui pengembangan ekonomi perikanan tangkap Kota Dumai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat alokasi optimal sumber daya perikanan tangkap di Kota Dumai dengan metode analisis bioekonomi dan menganalisis status keberlanjutan perikanan tangkap di Kota Dumai dengan metode Rapfish (Rapid Aprraisal for Fisheries). Data yang digunakan yaitu data primer melalui FGD (Focus Group Discussion) dan wawancara serta data sekunder dari BPS Kota Dumai dan Dinas Perikanan Kota Dumai. Pada analisis bioekonomi, diperoleh hasil bahwa pengelolaan sumberdaya perikanan secara statik di perairan Kota Dumai dikelola dengan rezim pengelolaan sole owner. Pengelolaan sole owner menghasilkan standing stock sebanyak 6.621,77 ton dengan hasil tangkapan sebesar 526.389,0683 ton dan jumlah upaya tangkap sebanyak 6.621,77 trip sehingga jumlah rente yang didapatkan adalah Rp 14.952.507,85 juta. Sementara, untuk hasil analisis Rapfish, menunjukkan hasil indeks keberlanjutan dengan nilai 33 yang artinya kurang berkelanjutan. Strategi pengembangan ekonomi perikanan tangkap yang dapat dilakukan yaitu pemerintah perlu merumuskan rencana pengelolaan perikanan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk nelayan lokal, peneliti maupun pengusaha perikanan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156894
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository