Pengaruh Pemberian Pembenah Tanah ZeomicAgro Terhadap Produktivitas Padi di Kebun Percobaan Sawah Baru Dramaga
Date
2024Author
SAPUTRA, RIZKI DWI
Widjaja, Hermanu
Suryaningtyas, R.A. Dyah Tjahyandari
Metadata
Show full item recordAbstract
Perbaikan kesuburan tanah dan peningkatan efisiensi penggunaan pupuk
anorganik penting diupayakan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, antara
lain dengan penambahan bahan pembenah tanah. Salah satu pembenah tanah adalah
ZeomicAgro yang berbahan dasar zeolit, bahan humat, dan kapur. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ZeomicAgro terhadap sifat
kimia tanah, pertumbuhan dan produktivitas padi. Penelitian dilakukan di Kebun
Percobaan Sawah Baru, dengan jenis tanah Latosol, dan menggunakan benih padi
IPB 3S. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non
faktorial dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan merupakan
kombinasi dosis ZeomicAgro dan pemupukan, dengan P1 (kontrol, tanpa
ZeomicAgro dan tanpa pupuk), P2 (pemupukan standar, tanpa ZeomicAgro, Urea
200 kg/ha, SP-36 100 kg/ha, dan KCl 100 kg/ha), P3 (ZeomicAgro 100 kg/ha, Urea
100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, dan KCl 75 kg/ha), P4 (ZeomicAgro 200 kg/ha, Urea
100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, dan KCl 75 kg/ha), P5 (ZeomicAgro 300 kg/ha, Urea
100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, dan KCl 75 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perlakuan ZeomicAgro dosis 200 kg/ha nyata meningkatkan kadar Corganik, NO3
-
, P-tersedia dan K-dd, serta cenderung meningkatkan N-total dan
KTK. Pemberian ZeomicAgro berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan
jumlah anakan pada umur tanaman 9 MST, serta meningkatkan jumlah anakan
produktif. Perlakuan ZeomicAgro dengan dosis 200 kg/ha dapat mengurangi dosis
pemupukan urea hingga 50 %, pupuk SP36 dan KCl hingga 25%, dengan tingkat
produktivitas tidak berbeda nyata dengan perlakuan standar. Improving soil fertility and increasing the efficiency of using inorganic
fertilizers are important efforts to increase agricultural productivity, including by
adding soil ameliorant. One soil ameliorant is ZeomicAgro which is made from
zeolite, humic substance and lime. The aim of this research is to determine the effect
of ZeomicAgro on the growth and productivity of rice. The research was carried
out at the Sawah Baru, IPB Experimental Field, with Latosols soil type, and using
IPB 3S rice seeds. The research was conducted using a non-factorial completely
randomized design (CRD) with five treatments and four replications. The treatment
was a combination of ZeomicAgro doses and fertilization, with P1 (as a control,
without ZeomicAgro and fertilizer), P2 (standard fertilization, without ZeomicAgro,
Urea 200 kg/ha, SP-36 100 kg/ha, and KCl 100 kg/ha), P3 (ZeomicAgro 100 kg/ha,
Urea 100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, and KCl 75 kg/ha), P4 (ZeomicAgro 200 kg/ha,
Urea 100 kg/ha, SP-36 75 kg/ ha, and KCl 75 kg/ha), P5 (ZeomicAgro 300 kg/ha,
Urea 100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, and KCl 75 kg/ha). The results showed that
ZeomicAgro treatment with a dose of 200 kg/ha (P4) significantly increased levels
of organic-C, NO3
-
, available-P and exchangeable-K, and tended to increase totalN and CEC. The application of ZeomicAgro had a significant effect on plant height
and number of tillers at 9 WAP, as well as increasing the number of productive
tillers. ZeomicAgro treatment with a dose of 200 kg/ha can reduce the doses of urea
fertilizer by up to 50%, SP36 and KCl fertilizer by up to 25%, with productivity
levels not significantly different from standard treatment.
