Pengaruh Kompos Diperkaya Fly Ash Bottom Ash terhadap Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Nanas pada 9 Bulan Setelah Tanam
Abstract
Pengolahan lahan secara intensif dalam jangka waktu yang lama menyebabkan penurunan kualitas tanah. Pemberian bahan pembenah tanah menjadi salah satu langkah yang dilakukan pihak PT. Great Giant Pineapple. Penggunaan fly ash bottom ash (FABA) yang dikombinasikan dengan kompos terbukti dapat memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh dosis aplikasi bahan pembenah tanah kompos diperkaya FABA dan pengurangan dosis pupuk foliar terhadap sifat-sifat kimia tanah, hara daun, dan pertumbuhan vegetatif tanaman pada 9 bulan setelah tanam (BST). Penelitian ini terdiri atas 6 perlakuan yaitu kompos+FABA secara palir pada dosis 5 ton/ha, 15 ton/ha, dan 25 ton/ha dan secara tebar pada perlakuan 50 ton/ha. Parameter karakteristik kimia tanah yang dianalisis terdiri atas pH H2O, kejenuhan Al, C-organik, N-total, P-tersedia, kation-kation dapat ditukar, KTK total, dan kejenuhan basa. Sampel tanaman diambil pada 9 BST dan dilakukan analisis kadar hara daun menggunakan daun D (daun terpanjang dan termuda di antara daun dewasa yang paling aktif secara fisiologis). Parameter kadar hara daun yang dianalisis terdiri atas nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur. Parameter pertumbuhan vegetatif tanaman yang diamati meliputi panjang daun D, lebar daun D, warna daun D, berat daun D, berat total tanaman, berat bonggol, jumlah daun, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos diperkaya FABA yang diaplikasikan secara palir pada dosis 25 ton/ha meningkatkan pH H2O, C-organik, N-total, P-tersedia, Ca, Mg, Na, dan K dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, dilakukan juga pengurangan dosis pupuk foliar sebesar 50%, 75% dan 100% pada 9 BST untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman nanas. Hasil menunjukkan bahwa pemberian kompos diperkaya FABA dengan pengurangan dosis pupuk foliar hingga 50% menyebabkan kandungan hara daun dan pertumbuhan vegetatif tanaman nanas pada 9 BST tidak berbeda nyata dengan dosis pupuk foliar 100%.
