View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Infiltrasi dan Kuat Geser Tanah Setelah Dua Puluh Lima Bulan Aplikasi Bahan Organik Tahan Lapuk di PT GGP

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (929.8Kb)
      Fulltext (2.568Mb)
      Lampiran (253.7Kb)
      Date
      2024
      Author
      Situmorang, Sara
      Purwakusuma, Wahyu
      Yusuf, Sri Malahayati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Praktik pengelolaan lahan intensif dalam jangka panjang telah terbukti menurunkan kualitas tanah akibat terjadinya pemadatan. Lahan PT Great Giant Pineapple (GGP) mengalami penurunan produktivitas sejak tahun 2018, yang disebabkan karena penurunan kandungan bahan organik dan pemadatan tanah. Pemberian bahan organik konvensional ke dalam tanah seringkali mengalami kendala karena residence time yang relatif singkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan serangkaian uji coba pemberian bahan organik yang tahan lapuk. Limbah Ekstraksi Bromelin (LEB) dan Bambu Cacah (BC) merupakan bahan organik resisten, sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi pengaruh setelah 25 bulan aplikasi LEB dan BC terhadap infiltrasi dan kuat geser tanah serta perannya terhadap hasil produksi. Penelitian dilakukan di lokasi 88C2 Perkebunan Nanas PT GGP, Lampung Tengah dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pengukuran infiltrasi tanah dilakukan menggunakan double ring infiltrometer, sementara pengukuran kuat geser tanah mengunakan Geonor H-60 Hand-Held Vane Shear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi LEB dan BC berpengaruh terhadap infiltrasi dan kuat geser tanah. Nilai infiltrasi dan kuat geser tanah pada bulan ke-25 setelah aplikasi mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan ke-1, ke-5, dan ke-11. Nilai infiltrasi tanah pada perlakuan BC lebih besar dibandingkan dengan perlakuan LEB, sedangkan nilai kuat geser tanah pada perlakuan BC lebih kecil dibandingkan dengan perlakuan LEB. Aplikasi LEB dan BC cenderung meningkatkan produksi nanas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156516
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository