Analisis Penilaian Kinerja Perusahaan Terhadap Enam Perusahaan Agribisnis Yang Terdaftar Pada Bursa Saham
View/ Open
Date
2003Author
Pahresi, Abdillah
Sasongko, Hendro
Hartoyo, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Metode penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan di atas dengan melakukan penelitian kepada keenam perusahaan yang berbasis agribisnis mumi yaitu satu perusahaan kehutanan, tiga perusahaan perkebunan dan dua perusahaan perikanan selama periode tahun 2000 dan 2001. Periode data penelitian ditentukan berdasarkan launching perusahaan di bursa efek. Khusus untuk PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk dan Anak Perusahaan (Perkebunan) dari tahun 1995, sedangkan PT PT PP London Sumatra Indonesia Tbk dari tahun 1997. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran secara tidak langsung kondisi dunia usaha sebelum dan selama krisis ekonomi terutama perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Data yang dipergunakan untuk penelitian ini merupakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan, Bank Indonesia, Pusat Referensi Pasar Modal, Bursa Efek Jakarta, Pojok BEJ Universitas Indonesia dan Universitas Pancasila serta internet. Korelasi antara EVA dan kinerja saham relatif dilakukan menggunakan SPSS didukung dengan
teoritik dan hasil perhitungan keduanya. Dari hasil penelitian dapat dibuat kesimpulan bahwa kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih dari krisis ekonomi membawa dampak terhadap kondisi perusahaan, pasar modal dan IHSG. Hal berakibat kepada hasil perhitungan EVA, akan tetapi gambaran dari sebagian perusahaan, selain menitikberatkan kepada penekanan biaya dan mengatasi kerugian valuta asing, perusahaan-perusahaan tersebut telah dapat meningkatkan nilai tambah dari asset yang dimilikinya. Sedangkan dari sisi perhitungan kinerja saham relatif, dapat dilihat bahwa terjadinya penurunan, ini menggambarkan kelesuan dari Bursa Efek dimana perusahaan-perusahaan agribisnis biasanya merupakan perusahaan-perusahaan paling diminati pelaku bursa karena memiliki pasar ekspor
yang tinggi sedangkan sumber daya bersifat domestik. Melihat hasil analisa diatas disarankan untuk para pelaku bursa untuk dapat melihat EVA dan kinerja saham relatif sebagai bahan referensi tambahan dalam mengambil keputusan investasi di saat kondisi ekonomi belum terbebas dari krisis. Pendekatan EVA dapat memberi masukan berarti sejauh mana perusahaan dapat memberi nilai tambah dari asset yang dimiliki kepada para investor. Sedangkan kinerja saham relatif dapat memberi gambaran indeks minat saham perusahaan di mata investor, hal tersebut dapat dijadikan indikator tersendiri dalam mencari laba oleh para pelaku bursa.
Collections
- MT - Business [4109]
