Analisis Kelayakan Investasi Mesin Pengering Kayu : Studi Kasus Pada Pt Bintang Timur Raya Indah
View/ Open
Date
2003Author
Pangestiana, Dina
Tanopruwito, Djoni
Daryanto, Henny K.
Metadata
Show full item recordAbstract
PT.Bintang Timur Raya lndah adalah perusahaan yang bergerak di hidang pengolahan kayu, terutama untuk produk -produk laminating finger joint, side for side, profile, laminating solid ·wood, flooring -»-'ood. Sclama ini scbagian bcsar pangsa pasamya adalah untuk diekspor ke negara Jerman, Cina, dan Italia. Dalam melaksanakan proses produksinya terdapat perbedaan antara kapasitas dari mesin pengering kayu dengan mesin moulding sehingga perusahaan tidak dapat memproduksi lebih banyak kayu olahan untuk memenuh.i pemuntaan dari luar negeri. Oleh karenanya PT.BTRI berencana untuk menambah mesin pengering kayu dengan memheli mesit, ham ataupun .vecond. Selama ini PT.BTRI menggunakan jasa pengering kayu dari pihak ketiga untu.k memenuhi kekurangannya bila kapasitas mesin pengering kayu milik perusahaan tidak mencukupi.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pennasalahan tersebut di atas, yaitu menentukan pilihan investasi yang optimal bagi PT.BTRI. Untuk membatasi lingkup penelitian, maka penelitian ini hanya dibatasi mengenai sisi kuantitatif dengan menggunakan data data keuangan perusahaan selama kurun waktu 3 tahun yaitu dari tahun 1998 hingga tahun 2000 dan didukung dengan analisis industri pengolahan kayu. Metodologi penelitian yang dipakai adalah Proyeksi keuangan se1ama 10 ta.hun, NPV, ARR, IRR, PI dan I'ayback I'eriod, time series regression, Analisis Sensitivitas dan keunggulan qersaing untuk menganalisis lingkungan industri. Acuan yang dipergw1aka11 dalam analisis sensitivitas adalah apabila terjadi kenaika11 harga jasa sewa mesin pengering berdasarkan tren dari kenaikan volume produksi kayu olahan selama 10 tahun serta apabila PT.BTRI melakukan investasi mesin dengan memperhitungkan kenaikan harga tanah setiap tahunnya.
Dari basil penilaian investasi av .. al terlihat bahwd nilai NPV, ARR, IRR, PI dan Payback Period bila menggunakan jasa pengering dari pihak ketiga memberikan ni!ai yang tertinggi bila <libandingkan dengan membeli mesin pengering baru ataupun second. Setelah dilak.ukan analisis sensitivitas lebih lanjut maka nilai NPV bila menyewa akan bervariasi mengikuti kenaikan harga jasa pengering kayu, sedangkan nilai NPV bila membeli mesin pengering baik baru ataupun second dimana kenaikan harga tanah diperhitungkan maka nilai NPV nya lebih tinggi bila dibandingkan dengan menggunakan jasa pengering kayu dari pihak ketiga
Dalam melakukan penilaian investasi nilai NPV tidak dapat dijadikan criteria mutlak dalam menentukan kelayakan investasi, tetapi kriteria lainnya seperti ARR, IRR, PI dan Payback Period harus diperhitungkan. Dari basil penilaian investasi setelah dilak.ukan analisis sensitivitas maka pilihan menggunakan jasa pengering dari pibak ketiga memberikan nilai ARR, IRR PI yang tertinggi dibandingkan dengan membeli mesin pengering.
Jilca dikaitkan dengan pilihan investasi yang optimal berdasarkan perhitungan yang dilak.7J.k:an maka PT.BTRI disarankan untuk tetap menggunakan jasa pengering pihak ketiga. Atas pilihan tersebut PT.BTRT harus yakin atas tersedianya pihak -pihak yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan atas jasa pengeringan kayu di masa yang ak.an datang serta ketidakusangan teknologi mesin pengering.
Collections
- MT - Business [4063]
