Evaluasi Kelayakan Investasi Pendirian Pabrik Minyak Kelapa Di Kabupaten Bengkalis
View/ Open
Date
2003Author
Triyono, Agus
Tanopruwito, Djoni
Daryanto, Henny K.
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri yang berbasis bahan baku hasil pertanian ( agroindustri) terbukti mampu bertahan terhadap krisis ekonomi. Agroindustri mampu bertahan karena tidak memerlukan dollar AS untuk melakukan impor bahan baku utama. Bahan baku agroindustri cukup dibeli di dalam negeri menggunakan rupiah. Sa!ah satu contoh agroindustri adalah industri pembuatan minyak kelapa yang diolah dari buah kelapa. Daerah yang relatif besar menghasilkan buah kelapa adalah Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau. Data pada tahun 1999 menunjukkan luas areal lahan tanaman kelapa di Kabupaten Bengkalis adalah 48.027 hektar, dengan jumlah produksi sebesar 36.439 ton buah segar dan denganjumlah petani sebanyak 30.016 orang. Dengan adanya potensi produksi buah kelapa yang relatif besar, maka telah diputuskan untuk mendirikan pabrik minyak kelapa oleh Koperasi Berkat Sepakat di Kabupaten Bengkalis. Pabrik ini direncanakan dengan kapasitas maksimun sebesar 2.000 liter minyak kelapa per hari.
Keputusan pendirian pabrik minyak kelapa oleh Koperasi Berkat Sepakat di Kabupaten Bengkalis memerlukan evaluasi mengenai kelayakannya secara ilmiah. Untuk itu dalam penelitian ini dapat dirumuskan permasalahan yaitu apakah keputusan investasi pendirian pabrik minyak kelapa tersebut sudah tepat dilihat dari aspek bisnis, aspek teknis dan aspek keuangan.
Berdasarkan perumusan masalah di atas, secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan investasi pendirian pabrik minyak kelapa•dilihat dari aspek bisnis, aspek teknis dan aspek keuangan. Penelitian ini ruang lingkupnya dibatasi hanya evaluasi analisis kelayakan investasi pendirian pabrik minyak kelapa di Kabupaten Bengkalis. Kajian evaluasi kelayakan investasi dibahas dari aspek bisnis, aspek teknis dan aspek keuangan.
Dalam menilai kelayakan aspek bisnis dilakukan dengan mengkaji aspek pasar dan analisis lingkungan industri. Analisis aspek pasar dilakukan dengan mengkaji data-data antara Iain: b esarnya p asar, metode p enjualan, tingkat harga, saluran distribusi. Analisis lingkungan industri dilakukan dengan mengkaji lima model kekuatan yang mendorng persaingan industri, yaitu : pembeli, pemasok, produk substitusi, pendatang baru dan persaingan antar anggota indutri. Pada analisis kelayakan aspek teknis dilakukan dengan mengkaji ha! yang berkaitan dengan teknis dan produksi minyak kelapa, rneliputi : bahan baku, teknologi, infrastruktur dan sumber daya manusia. Pada analisis kelayakan aspek keuangan ...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
