Analisis Perilaku Konsumen Untuk Strategi Pemasaran Minuman Kesehatan Lipovitan (Studi Kasus Pt Taisho Indonesia)
Abstract
Minuman kesehatan adalah industri dengan pangsa pasar yang besar dan terus berkembang. Berbagai merek minuman kesehatan beredar di pasaran dengan berbagai ragam bentuk, kemasan, rasa dan atribut lainnya. Karena mempunyai pangsa pasar yang besar, persaingan antar produsen sangat kompetitif. Pasar selalu diramaikan dengan munculnya para pemain baru yang mencoba mengambi! bagian pangsa pasar yang ada.
PT. Taisho Indonesia adalah salah satu produsen yang menielopori industri minuman kesehatan di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi dan memasarkan produk 'Lipovitan' sejak tahun 1994. Saat ini Lipovitan mempunyai dua rasa, yaitu rasa ginseng royal jelly dan rasa madu.
Selama 5 tahun terakhir ini PT.Taisho Indonesia mengalami kinerja yang terus menurun. Kinerja yang menurun ini diindikasikan dengan: (1) tidak stabilnya volume penjualan Lipovitan; (2) menurunnya pangsa pasar yang dikuasai; dan (3) menurunnya top of mind menurut penelitian pihak independen.
Penurunan kinerja ini terjadi karena kurang optima1nya manajemen perusahaan di berbagai bidang. Khusus untuk kendala di bidang manajemen pemasaran, besar kemungkinan menurunnya kinerja ini karena PT. Taisho Indonesia belum memahami karakteristik dan perilaku konsumen minuman kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik konsumen minuman kesehatan; (2) mendeskripsikan atribut produk yang dianggap baik di benak konsumen; (3) menilai kinerja tiap-tiap atribut produk Lipovitan di benak konsumen; serta (4) membandingkan kinerja Lipovitan dengan kinerja para kompetitomya. Seluruhnya dengan parameter persepsi para konsumen minuman kesehatan. Tujuan penelitian ini diharapkan bisa membantu PT. Taisho Indonesia dalam menyusun strategi pemasarannya.
Penelitian didesain sebagai penelitian survei yang mengambil sampel sebanyak 215 responden yang tinggal atau bekerja di Bogor dan sekitamya. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian single cross sectional pada bulan September 2002 sampai dengan Juni 2003. Alat bantu penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap minuman kesehatan yang pemah dikonsumsinya dan persepsi konsumen terhadap Lipovitan. Pengambilan sampel dan penyebaran kuesioner dilakukan pada bulan Februari dan Maret 2003.
Penelitian ini memakai analisis deskriptif berupa analisis frekuensi, analisis rata-rata dan analisis gambar. Analisis frekuensi digunakan untuk melihat gambaran karakteristik konsumen minuman kesehatan secara umum, mengetahui karakteristik masing-masing atribut yang disukai oleh konsumen, mengukur perpindahan merek dan menilai tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Lipovitan. Analisis frekuensi juga digunakan untuk menyiapkan data yang akan dianalisis lebih lanjut dengan alat analisis lainnya. Analisis rata-rata ...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
