View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Strategi Pengembangan Perkebunan Karet Rakyat Sebagai Komoditi Unggulan Di Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      full text (6.283Mb)
      Date
      2002
      Author
      Myria, Cecilia Kristina
      Sanim, Bunasor
      Kirbrandoko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kabupaten Kapuas dengan ibukota Kuala Kapuas merupakan salah satu kabupaten dari 6 kabupaten/kota yang ada di Propinsi Kalimantan Tengah. Luas wilayah Kabupaten Kapuas adalah 34.800 km² atau 3.480.000 hektar, yang berarti 22,63% dari luas Propinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mempunyai dua kawasan besar, yaitu Kawasan Pasang Surut yang merupakan potensi pertanian tanaman pangan dan Kawasan Non Pasang Surut yang merupakan potensi lahan Perkebunan Karet Rakyat. Perkebunan Karet Rakyat di Kabupaten Kapuas merupakan usaha yang telah dilakukan oleh masyarakat sejak dahulu dan dilakukan secara turun temurun. Ketergantungan masyarakat dari usaha perkebunan karet rakyat sangat tinggi dan telah menunjukkan peran yang besar bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Kapuas. Bagi Kabupaten Kapuas sendiri, komoditi karet mempunyai peranan yang penting dalam kontribusi sub sektor perkebunan karena komoditi karet diperdagangkan melalui perdagangan dalam negeri dan luar negeri (ekspor). Kegiatan ekspor karet dalam bentuk SIR 20 (Standard Indonesian Rubber) PT. Karya Sejati yang berkapasitas 6.000 ton per tahun dilakukan oleh Kontribusi sub sektor perkebunan terutama komoditi karet dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sangat penting, mengingat karet diperdagangkan melalui perdagangan luar negeri atau kegiatan ekspor. Dengan adanya Peraturan Daerah No.14 tahun 2000 tentang pungutan hasil perkebunan karet rakyat yang dijual keluar daerah Kabupaten Kapuas sebagai wujud dari realisasi otonomi daerah, maka komoditi karet sangat layak untuk terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Selama bulan Desember 2001, kontribusi sub sektor perkebunan terhadap Pendapatan Asli Daerah adalah sebesar Rp.1.234.500,-. Hal ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan karena sub sektor perkebunan pada tahun-tahun sebelumnya belum mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Keberadaan pabrik crumb rubber PT. Karya Sejati, selama ini sangat berpengaruh dalam usaha pengembangan karet rakyat. Dilaksanakannya manajemen baru perusahaan PT. Karya Sejati yang diberlakukan sejak tahun 2000, yaitu target produksi yang diharapkan pada tahun 2002 sebesar 15.000 ton per tahun, maka komoditi karet dapat menjanjikan harapan cerah bagi petani dan daerah Kabupaten Kapuas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156117
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository