Analisis Strategi Perusahaan Rokok Putih Pt. Bat Indonesia Terbaik
View/ Open
Date
2002Author
Irfandy, Selly
Djohar, Setiadi
Gumbira-Said, E
Metadata
Show full item recordAbstract
Keadaan krisis ekonomi mengakibatkan hampir seluruh perusahaan mengalami kendala dalam penjualannya, baik produk maupun jasa. Melemahnya daya beli masyarakat merupakan faktor utama bagi perkembangan perusahaan, khususnya perusahaan rokok. Dilain pihak harga bahan baku mengalami lonjakan, sehingga harga jualpun semakin tinggi, dibarengi dengan Kebijakan Pemerintah Kepmenkeu RI No. 89/KMK.05/2000, mengenai kenaikan harga eceran rokok minimum (HJEM) dan sebelumnya telah keluar SK Menkeu 1 April tentang penetapan tarif cukai. Ditambah lagi Peraturan Pemerintah No. 81/1999 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan yang membatasi kandungan tar 20 mg dan nikotin 1,5 mg mengakibatkan pabrik rokok kretek memproduksi rokok yang rendah tar/nikotin. Semakin banyak produk rokok rendah nikotin baik khususnya rokok kretek, merupakan ancaman bagi rokok putih sebagai produk yang mempunyai kadar nikotin/tar yang rendah. Isu kesehatan dunia semakin gencar dengan diwajibkannya perusahaan rokok untuk mengkampanyekan gerakan bahaya merokok, baik di iklan promosi maupun dalam kegiatan sosial. Untuk menyikapi hal tersebut, BATI pada tahun 1999 telah melakukan strategi Kooperatif dengan mengakuisisi Rothmans Pal Mall Indonesia. Dalam perkembangannya terdapat beberapa pertanyaan yang harus dijawab BATI berkaitan dengan dilakukan penggabungan seperti berikut; Apakah kondisi ekonomi, politik, sosial budaya dapat mempengaruhi rencana perusahan yang telah melakukan penggabungan ?, Strategi apa yang harus diambil dalam kondisi persaingan yang ketat, kondisi ekonomi rendah dan politik yang tidak menguntungkan pada saat ini?, Haruskah perusahaan melakukan strategi pertumbuhan atau melakukan strategi ? bertahan Rumusan Masalah dari penelitian ini adalah; Apa yang sudah dicapai dan apakah perkembangannya menggembirakan terutama setelah dilakukan Akuisisi PT Rothmans Pall Mall Indonesia?, Strategi apa yang sesuai untuk diterapkan pada PT. British American Tobacco Indonesia setelah penggabungan tersebut?, Bagaimana cara menentukan strategi tersebut ?. Tujuan penulisan ini adalah memberikan gambaran tentang beberapa konsep analisis strategi generik, yaitu analisis strategi yang dapat diterapkan sebagai studi kasus pada PT. BAT Indonesia Tbk. Selanjutnya menganalisis kondisi internal BATI dan menentukan kondisi eksternal yang mempengaruhi BATI pada saat sekarang, sehingga dapat menentukan strategi perusahaan yang sesuai dengan kondisi perekonomian saat ini. Penelitian ini dilakukan di perusahaan BATI yang terletak di Wisma Mandiri, lantai 25, Jalan Gatot Subroto kavling 36-38, Jakarta. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini adalah tiga bulan, mulai bulan September hingga November 2001. Pendekatan yang diambil adalah pendekatan deskriptif, yakni dengan mengkoleksi data-data yang berhubungan dengan perusahaan maupun pesaingnya...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
