Kajian Strategi Distribusi Produk Susu Pasteurisasi Di Pt. Fajar Taurus
Abstract
Susu pasteurisasi merupakan salah satu jenis susu olahan yang mempunyai sifat tidak tahan lama dan mudah rusak. Produk ini hanya mampu bertahan melalui penyimpanan di lemari pendingin maksimum selama 5 hari pada suhu 4° Celcius. Dengan demikian dalam pemasarannya diperlukan penanganan produk secara khusus dan distribusi hams dilakukan dengan cepat kepada konsumen.
Masalah pendistribusian produk penting untuk diperhatikan karena berkaitan secara langsung dengan penjualan clan tingkat profitabilitas perusahaan. Strategi distribusi berkaitan dengan dua hat yaitu saluran distribusi dan distribusi fisik.. Keputusan mengenai saluran distribusi akan mempengaruhi efektif a tau tidaknya perusahaan dalam melakukan peliputan terhadap pasar sasaran. Sedangkan distribusi fisik selain merupakan suatu unsur biaya juga merupakan sarana yang potensial untuk menciptakan permintaan dan melakukan penghematan terhadap biaya pemasaran. Keputusan mengenai distribusi fisik yang tidak tepat akan mengakibatkan tingginya biaya pemasaran dan aktivitas distribusi fisik yang jelek akan menurunkan kepuasan konsumen.
Geladikarya dilakukan di PT. Fajar Taurus yang merupakan salah satu perusahaan pengolahan susu yang mempunyai petemakan sendiri yaitu Taurus Dairy Farm di Sukabumi. · Produk yang dihasilkannya adalah susu pasteurisasi dan yoghurt, namun yang menjadi produk utama PT. Fajar Taurus adalah susu pasteurisasi. Sebagian besar produk susu didistribusikan secara langsung kepada konsumen. Asset distribusi yang dimiliki PT. Fajar Taurus saat ini adalah 6 unit armada kendaraan dan 12 orang supir dan loper yang berstatus sebagai karyawan tetap. Saat ini kondisi armada kendaraan distribusi sudah tergolong tua sehingga membutuhkan biaya perawatan yang tinggi dan adakalanya menghambat kegiatan distribusi karena terjadi kerusakan.
Tujuan dari penulisan geladikarya ini adalah (I) Menganalisis kinerja atau prestasi saluran distribusi yang selama ini dipakai PT. Fajar Taurus; (2) Menganalisis aktivitas distribusi fisik yang selama ini dilakukan perusahaan; (3) Mengetahui perkembangan biaya pemasaran yang dikeluarkan PT. Fajar Taurus serta kontribusi biaya distribusi fisik terhadap biaya pemasaran; (4) Mengkaji altematif tindakan yang dapat dilakukan dalam rangka mengatasi hambatan aktivitas distribusi dan mengefisienkan biaya distribusi fisik melalui analisis kelayakan penggantian armada kendaraan distribusi dari dua alternatif, yaitu investasi armada kendaraan baru atau melakukan kontrak sewa kendaraan dengan PT. Kartika Jaya; (5) Merumuskan strategi distribusi yang dapat dikembangkan perusahaan di masa yang akan datang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif meliputi tahap pengolahan dan interpretasi data secara deskriptif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui gambaran umum perusahaan dan menganalisis strategi distribusi. Sedangkan analisis kuantitatif yang dilakukan adalah sebagai berikut : Untuk mengetahui perkembangan biaya pemasaran dan melakukan proyeksi terhadap ...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
